Sidak Pasar Tradisional, KPPU Temukan Cabai Oplosan

Sabtu, 07 Januari 2017 - 20:43 WIB
Sidak Pasar Tradisional,...
Sidak Pasar Tradisional, KPPU Temukan Cabai Oplosan
A A A
SURABAYA - Harga cabai rawit masih tergolong tinggi, di area Surabaya ditemukan harga cabai masih berkisar Rp90.000/kilogram (kg). Jumlah harga ini dipengaruhi karena pedagang kesulitan untuk mendapatkan bahan baku.

Fakta ini ditemukan saat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Surabaya melakukan survei pasar-pasar tradisional di Surabaya. Dari inpeksi mendadak (Sidak), ditemukan harga cabai sebesar Rp90.000/kg.

Harga tersebut cenderung turun dibanding harga cabai rawit mulai 1 Januari 2017. "Harga sekarang ada penurunan, tetapi masih sangat mahal dibanding tahun lalu (2016)," kata Hermin, salah satu pedagang di Pasar Wonorkomo, Surabaya, Sabtu (7/1/2017).

Menurutnya, saat ini harga cabai rawit mencapai Rp90.000/kg, sementara harga beberapa hari lalu sempat menembus Rp100.000/kg. Harga ini masih sangat mahal, karena sesuai harga normal sebesar Rp30.000/kg. Kondisi ini membuat para pedagang kesulitan, apalagi bahan baku cabai sulit untuk dicari.

Anehnya, bahan baku yang dijual memiliki kualitas rendah dan tidak layak dibanding harga yang ditetapkan. Sebab, banyak cabai muda yang dicampurkan supaya bisa menambah berat timbangan. "Tidak ada cabai rawit yang bagus, ini mudah bosok (busuk)," ucapnya.

Dengan melihat kondisi lapangan, Hermin meminta supaya pemerintah segera turun tangan supaya harga bisa stabil. Sebab, kenaikan harga cabai ini juga bersamaan dengan harga bahan bakar minyak (BBM). Jika kondisi ini dibiarkan, maka pedagang dan masyarakat akan semakin terpuruk.

Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Surabaya Aru Armando mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan instansi-instansi lain untuk menyelesaikan persoalan kenaikan cabai. Menurut dia, kenaikan harga cabai saat ini sebenarnya tidak begitu wajar, karena masih bisa ditekan.

"Saya akan rapat dengan dinas yang berwenang untuk membahas persoalan cabai. Sebenarnya harga cabai masih bisa ditekan," ujarnya.

Meski demikian, Aru mengaku tidak menemukan adanya indikasi kartel atas harga cabai. Justru, dari hasil inpeksi ini ditemukan banyaknya pedagang yang melakukan oplosan cabai antara yang bagus dan jelek, yang muda dan tua. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerugian yang diterima pedagang.

Proses oplosan cabai ini dilakukan sejak tiga pekan lalu, pedagang tidak mau rugi atas fluktuasi harga cabai yang terpengaruh musim, sehingga menyebabkan harga cabai pada rantai distribusi semakin melonjak. "Kenaikannya merata, kalau harga cabai rawit mencapai Rp90.000/kg, cabai besar Rp24.000/kg, dan cabai keriting Rp50.000/kg," ujar dia.

Padahal, harga cabai ditingkat petani rata-rata sebesar Rp65.000/kg. Jika mengacu pada harga petani, maka harga cabai bisa ditekan di bawah Rp90.000/kg. Kenaikan ini diindikasikan adanya rantai distribusi yang panjang.

Selain persoalan distribusi, perilaku pedagang juga menjadi persoalan yang harus dipertimbangan. Jangan sampai pedagang mengambil untung sangat dengan memanfaatkan situasi cuaca.

"Saya akan melaporkan temuan-temuan dalam sidak ke KPPU Pusat. Nantinya akan ada tindakan, kita akan melakukan pengawasan tata niaga cabe di area Jatim," terang Aru.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Cabai Rawit di...
Harga Cabai Rawit di Gresik Tembus Rp120 Ribu Per Kilogram
Harga Cabai Mahal, Emak-emak...
Harga Cabai Mahal, Emak-emak Diminta Konsumsi Cabai Olahan dan Tanam Sendiri
Waduh! Terungkap Harga...
Waduh! Terungkap Harga Cabai Mahal karena Kena Penyakit
Harga Cabai Rawit Bikin...
Harga Cabai Rawit Bikin Pedagang Cemas Pembeli Jadi Irit
Drama Cabai Rawit Merah:...
Drama Cabai Rawit Merah: Sudah Harga Meroket, Stok Sulit Didapat Pula
Usai Tahun Baru, Harga...
Usai Tahun Baru, Harga Cabai Merah di Batubara Tak Lagi Menyengat
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
17 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
54 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved