IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat Ikuti Bursa Saham Asia

Senin, 09 Januari 2017 - 09:13 WIB
IHSG Awal Pekan Dibuka...
IHSG Awal Pekan Dibuka Menguat Ikuti Bursa Saham Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini masih bertahan di zona hijau setelah pada akhir pekan kemarin ditutup menguat cukup tinggi. IHSG hari ini dibuka naik 3,85 poin atau setara dengan 0,07% ke level 5.350,88 saat bursa utama Asia dibuka juga menguat.

Sementara pada perdagangan akhir pekan kemarin, pasar saham Tanah Air ditutup menguat sebesar 121,52 poin atau 0,40% ke level 5.347,02.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp11 miliar dengan 3 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp35,37 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp8,37 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp8,33 miliar. Tercatat 20 saham menguat, 13 melemah dan 12 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp500 menjadi Rp22.200, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp350 menjadi Rp64.775, dan PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) naik Rp275 menjadi Rp11.675.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di awal pembukaan yaitu PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp15.650, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah Rp100 menjadi Rp12.00, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp75 menjadi Rp5.825.

Seperti dilansir dari CNBC, Senin (9/1/2017), bursa saham Asia pagi ini dibuka lebih tinggi. Di mana, Indeks ASX 200 naik 0,54% setelah hampir semua sektornya mengalami kenaikan kecuali sektor material dan emas.

Saham Fortescue Metals turun 3,21% setelah Departemen Perindustrian, Inovasi dan Ilmu Australia memperkiraan harga bijih besi berada di level USD51,60 per ton tahun ini dan USD46,70 pada 2018, dibanding harga spot saat ini sekitar USD80. Bursa Jepang ditutup untuk liburan.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi juga tercatat menguat sebesar 0,04% pada awal perdagangan. Di semenanjung Korea, Korea Utara telah mengumumkan hari Minggu bahwa dia bisa menguji peluncuran rudal balistik antarbenua setiap saat dari lokasi manapun.

Sebagai tanggapan, Menteri Pertahanan AS Ash Carter mengatakan bahwa pengembangan senjata Korea Utara adalah ancaman serius bagi AS, dan bahwa mereka siap untuk menembak jatuh peluncuran rudal Korea Utara atau tes.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
16 menit yang lalu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
35 menit yang lalu
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
3 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
4 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
5 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
7 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved