Masyarakat Diminta Tak Ikut Tax Amnesty di Detik Terakhir

Senin, 09 Januari 2017 - 11:46 WIB
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Ikut Tax Amnesty di Detik Terakhir
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meminta masyarakat untuk tidak mendaftar program pengampunan pajak (tax amnesty) di detik-detik terakhir, atau di akhir periode. Kebiasaan masyarakat tersebut merepotkan petugas pajak dan masyarakat sendiri.

Direktur Perpajakan Internasional Ditjen Pajak Kemenkeu John Hutagaol mengungkapkan, saat ini tax amnesty telah memasuki periode III atau periode akhir program. Melihat pengalaman di dua periode sebelumnya, masyarakat banyak yang mendeklarasikan hartanya di akhir-akhir periode.

"SPH (surat pernyataan harta) terbanyak atau jumlah peserta terbanyak itu sama dengan di periode I dan II, yaitu minggu terakhir sebelum amensti berakhir," katanya dalam sebuah diskusi di UI Salemba, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Menurutnya, perilaku sama juga terjadi saat masyarakat menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) tahunan. Biasanya, pelayanan kantor pajak baru sibuk menjelang akhir batas waktu penyampaian SPT.

"Ini menunjukkan perilaku wajib pajak kita. Ini juga dikonfirmasi dengan kita menyampaikan SPT tahunan," imbuh dia.

Tak hanya merepotkan petugas pajak, kata John, perilaku tersebut juga membuat repot wajib pajak itu sendiri. Masyarakat pun tidak mendapatkan pelayanan maksimal karena antrean yang membludak.

"Jadi ini yang harus dibenahi, tugas kita bersama untuk saling mengingatkan jangan ungkap di akhir bulan. Karena akhir periode III itu akhir periode tax amnesty juga," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
3 jam yang lalu
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
3 jam yang lalu
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
4 jam yang lalu
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
4 jam yang lalu
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved