Rupiah Masih Terpuruk, IHSG Siang Ini Balik Ambruk
Senin, 09 Januari 2017 - 12:40 WIB
Rupiah Masih Terpuruk, IHSG Siang Ini Balik Ambruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih tercatat menguat di tengah semakin menghijaunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.381/USD atau jauh memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.371/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.353-Rp13.399/USD.
Sementara, data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I semakin melemah ke level Rp13.355/USD atau memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.305/USD. Siang ini Yahoo Finance berada pada kisaran Rp13.340-Rp13.393/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.385/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.347/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berbalik melemah sebesar 22,68 poin atau 0,42% ke level 5.324,34 setelah tadi pagi dibuka menghijau atau naik 3,85 poin atau setara dengan 0,07% ke level 5.350,88. Sementara, akhir pekan kemarin ditutup 0,40% atau setara dengan 21 poin ke level 5.347,02.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang hampir semuanya memerah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor keuangan yang tercatat melemah 0,67%. Sementara, sektor yang naik tertinggi adalah perkebunan yang menguat 0,50%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp2,16 triliun dengan 7,22 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp2,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp554,08 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp556,70 miliar. Tercatat 118 saham menguat, 148 melemah dan 135 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), dan PT Polaris Investama Tbk (PLAS).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.381/USD atau jauh memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.371/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.353-Rp13.399/USD.
Sementara, data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I semakin melemah ke level Rp13.355/USD atau memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.305/USD. Siang ini Yahoo Finance berada pada kisaran Rp13.340-Rp13.393/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.385/USD. Posisi ini melemah dibanding posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.347/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini berbalik melemah sebesar 22,68 poin atau 0,42% ke level 5.324,34 setelah tadi pagi dibuka menghijau atau naik 3,85 poin atau setara dengan 0,07% ke level 5.350,88. Sementara, akhir pekan kemarin ditutup 0,40% atau setara dengan 21 poin ke level 5.347,02.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang hampir semuanya memerah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor keuangan yang tercatat melemah 0,67%. Sementara, sektor yang naik tertinggi adalah perkebunan yang menguat 0,50%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp2,16 triliun dengan 7,22 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp2,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp554,08 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp556,70 miliar. Tercatat 118 saham menguat, 148 melemah dan 135 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), dan PT Polaris Investama Tbk (PLAS).
(izz)
Lihat Juga :