USD Keok, Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat Tajam

Selasa, 10 Januari 2017 - 10:09 WIB
USD Keok, Rupiah Hari...
USD Keok, Rupiah Hari Ini Dibuka Menguat Tajam
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tajam dari posisi penutupan kemarin, bahkan pergerakannya sempat berada di bawah level Rp13.300/USD. Penguatan rupiah hari ini di tengah melemahnya poundsterling terhadap USD.

Data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka di level Rp13.329/USD atau jauh lebih baik dari penutupan kemain di level Rp13.362/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.295/USD dengan kisaran pada level Rp13.285-Rp13.337/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.320/USD. Posisi ini menguat cukup tajam dibanding posisi kemarin di level Rp13.385/USD.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini berada di level Rp13.358/USD atau membaik dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.360/USD dengan kisaran Rp13.264-Rp13.360/USD dan pada pukul 10.00 WIB semakin menguat ke level Rp13.267/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.335/USD atau jauh menguat dibanding penutupan kemarin di level Rp13.405/USD.

Seperti dikutip dari Reuters hari ini, poundsterling menguat terhadap USD di perdagangan Asia setelah ada komentar dari Perdana Menteri Inggris Theresa May akhir pekan kemarin.

Poundsterling naik 0,2% menjadi 1,2171 per USD, setelah kemarin tenggelam di level 1,2125 atau terendah sejak 28 Oktober, menyusul pernyataan Perdana Menteri Inggris Theresa May bahwa dia tidak tertarik dalam menjaga "bit keanggotaan" dari Uni Eropa.

USD turun sebesar 0,1% lebih rendah terhadap enam mata uang utama dunia ke level 101,82, meskipun tetap dalam posisi menguat pekan lalu di level 103,82, yang merupakan level tertinggi sejak 2002.

USD juga tercatat turun terhadap yen sebesar 0,2% menjadi 115,90 atau jauh di bawah level tinggi semalam di posisi 117.53, meskipun dari sesi sebelumnya sempat di level 115,65 karena para pedagang Tokyo kembali bekerja setelah pasar sahamkemarin ditutup untuk libur publik.

Sementara, euro terhadap USD juga tercatat menguat 0,2% menjadi 1,0590, bergerak menjauh dari posisi terendahnya dalam 14 tahun di level 1,0340.

Ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi didukung greenback. Presiden Federal Reserve Boston Eric Rosengren menyerukan bank sentral AS untuk mempercepat kenaikan suku bunga dari pola sekali dalam setahun yang terjadi sejak 2015.

Pada acara yang terpisah, Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan terlalu dini untuk menilai bagaimana pemerintahan Trump masuk, yang telah berbicara menerapkan stimulus fiskal, dapat mengubah jalur ekonomi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
16 menit yang lalu
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
35 menit yang lalu
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
3 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
4 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
5 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
7 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved