IHSG Siang Kokoh di Zona Hijau, Rupiah Tak Berdaya
Senin, 16 Januari 2017 - 12:55 WIB
IHSG Siang Kokoh di Zona Hijau, Rupiah Tak Berdaya
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I awal pekan hari ini masih kokoh di zona hijau dengan tambahan 4,47 poin atau 0,08% ke level 5.277,45. Posisi ini melanjutkan tren positif sejak pagi saat dibuka menguat ke level 5.282,57 atau bertambah 9,58 poin yang setara dengan 0,18%.
(Baca Juga: IHSG Awal Pekan Dibuka Menghijau Saat Bursa China Jatuh)
Sementara IHSG kemarin berakhir melemah dengan kehilangan 19,77 poin atau 0,37% ke level 5.272,98. Bursa saham Tanah Air pada akhir pekan kemarin berakhir anjlok, meski sebelumnya sempat menunjukkan tren positif pada sesi pagi hingga perdagangan siang.
Hingga perdagangan siang hari ini sektor saham dalam negeri tercatat mayoritas bergerak positif dipimpin kenaikan sektor konsumen sebesar 0,62% diikuti aneka industri yang menguat 0.60%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam dialami properti dengan penyusutan 0,55%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp2,36 triliun dengan 5,01 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp95,41 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp670,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp575,3 miliar. Tercatat 135 saham menguat, 136 melemah dan 104 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham yang melemah di antaranya yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih tidak berdaya. Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada sesi I, berada pada level Rp13.342/USD. Posisi ini masih melemah dibandingkan sebelumnya Rp13.338/USD dengan kisaran harian pada awal pekan Rp13.319-Rp13.377/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi siang berada di level Rp13.322/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.320/USD. Pada hari ini mata uang Garuda bergerak di kisaran level Rp13.298-Rp13.364/USD
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah awal pekan tertahan pada level Rp13.354/USD. Posisi ini semakin memburuk dibanding sebelumnya Rp13.308/USD.
Posisi rupiah siang ini pada data SINDOnews bersumber dari Limas, masih menunjukkan pelemahan rupiah pada posisi Rp13.342/USD. Rupiah terlihat menyusut tipis tujuh poin dibandingkan akhir pekan kemarin Rp13.335/USD.
(Baca Juga: IHSG Awal Pekan Dibuka Menghijau Saat Bursa China Jatuh)
Sementara IHSG kemarin berakhir melemah dengan kehilangan 19,77 poin atau 0,37% ke level 5.272,98. Bursa saham Tanah Air pada akhir pekan kemarin berakhir anjlok, meski sebelumnya sempat menunjukkan tren positif pada sesi pagi hingga perdagangan siang.
Hingga perdagangan siang hari ini sektor saham dalam negeri tercatat mayoritas bergerak positif dipimpin kenaikan sektor konsumen sebesar 0,62% diikuti aneka industri yang menguat 0.60%. Sedangkan sektor dengan pelemahan terdalam dialami properti dengan penyusutan 0,55%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp2,36 triliun dengan 5,01 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp95,41 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp670,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp575,3 miliar. Tercatat 135 saham menguat, 136 melemah dan 104 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham yang melemah di antaranya yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih tidak berdaya. Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada sesi I, berada pada level Rp13.342/USD. Posisi ini masih melemah dibandingkan sebelumnya Rp13.338/USD dengan kisaran harian pada awal pekan Rp13.319-Rp13.377/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi siang berada di level Rp13.322/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.320/USD. Pada hari ini mata uang Garuda bergerak di kisaran level Rp13.298-Rp13.364/USD
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah awal pekan tertahan pada level Rp13.354/USD. Posisi ini semakin memburuk dibanding sebelumnya Rp13.308/USD.
Posisi rupiah siang ini pada data SINDOnews bersumber dari Limas, masih menunjukkan pelemahan rupiah pada posisi Rp13.342/USD. Rupiah terlihat menyusut tipis tujuh poin dibandingkan akhir pekan kemarin Rp13.335/USD.
(akr)
Lihat Juga :