Rupiah Dibuka Anjlok Dekati Level Rp13.400/USD, Pounds Memburuk
Selasa, 17 Januari 2017 - 10:31 WIB
Rupiah Dibuka Anjlok Dekati Level Rp13.400/USD, Pounds Memburuk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini, semakin tidak berdaya mendekati kisaran level Rp13.400/USD. Penyusutan mata uang Garuda terjadi saat poundsterling semakin memburuk di posisi terendah dalam tiga bulan.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.381/USD. Posisi ini jauh melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.354/USD.
Menurut data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka di posisi Rp13.365/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD. Mata uang Garuda sendiri hari ini bergerak dengan di kisaran level Rp13.340-Rp13.383/USD.
Posisi rupiah pagi ini pada data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan kejatuhan di posisi Rp13.428/USD. Kondisi rupiah terlihat tak berdaya dan sulit bangkit jika dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp13.365/USD.
Sementara data Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini dibuka di level Rp13.361/USD atau melemah dari kemarin di level Rp13.363/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran level Rp13.348-Rp13.380/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Selasa (17/1/2017) pounds masih memburuk di level terendah dalam tiga bulan terimbas kekhawatiran investor setelah Perdana Menteri Theresa May mengatakan telah siap keluar dari single market Uni Eropa (UE). Selain itu ada juga kecemasan dari kebijakan proteksionis Presiden AS terpilih Donald Trump untuk membuat yen kembali ke level tertinggi dalam lima pekan.
Pounds tercatat tertahan di level 1.2038 terhadap USD, atau lebih buruk dari awal pekan kemarin 1.1983 yang merupakan titik terlemah. Sedangkan USD saat melawan Yen tergelincir ke posisi 113.61 di awal pekan kemarin dan telah kehilangan sebesar 4,25 dari posisi puncak tahun ini 118.605.
Di awal perdagangan Asia hari ini USD turun 0,2% terhadap yen ke level 114.00. Euro sendiri diperdagangkan pada level 1.0600 ketika sebelumnya pada Senin berdiri di level 1.0639 dan Selasa 1.0631.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.381/USD. Posisi ini jauh melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.354/USD.
Menurut data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka di posisi Rp13.365/USD atau tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD. Mata uang Garuda sendiri hari ini bergerak dengan di kisaran level Rp13.340-Rp13.383/USD.
Posisi rupiah pagi ini pada data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan kejatuhan di posisi Rp13.428/USD. Kondisi rupiah terlihat tak berdaya dan sulit bangkit jika dibandingkan penutupan sebelumnya pada level Rp13.365/USD.
Sementara data Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini dibuka di level Rp13.361/USD atau melemah dari kemarin di level Rp13.363/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran level Rp13.348-Rp13.380/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Selasa (17/1/2017) pounds masih memburuk di level terendah dalam tiga bulan terimbas kekhawatiran investor setelah Perdana Menteri Theresa May mengatakan telah siap keluar dari single market Uni Eropa (UE). Selain itu ada juga kecemasan dari kebijakan proteksionis Presiden AS terpilih Donald Trump untuk membuat yen kembali ke level tertinggi dalam lima pekan.
Pounds tercatat tertahan di level 1.2038 terhadap USD, atau lebih buruk dari awal pekan kemarin 1.1983 yang merupakan titik terlemah. Sedangkan USD saat melawan Yen tergelincir ke posisi 113.61 di awal pekan kemarin dan telah kehilangan sebesar 4,25 dari posisi puncak tahun ini 118.605.
Di awal perdagangan Asia hari ini USD turun 0,2% terhadap yen ke level 114.00. Euro sendiri diperdagangkan pada level 1.0600 ketika sebelumnya pada Senin berdiri di level 1.0639 dan Selasa 1.0631.
(akr)