Rupiah Siang Mulai Pulih Saat IHSG Masih Perkasa
Selasa, 17 Januari 2017 - 12:53 WIB
Rupiah Siang Mulai Pulih Saat IHSG Masih Perkasa
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini mencoba menguat setelah pada sesi sebelumnya sempat anjlok mendekati kisaran level Rp13.400/USD. Penguatan mata uang Garuda mengiringi keperkasaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.346/USD atau balik menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.325-Rp13.383/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada di level Rp13.311/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.363/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai pulihnya dengan pergerakan di kisaran Rp13.304-Rp13.380/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.381/USD. Posisi ini memburuk dibanding posisi kemarin di level Rp13.354/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini bertahan di zona hijau dengan tambahan 11,55 poin atau 0,22% ke level 5.281,56 setelah tadi pagi dibuka naik ke level 5.271,05 dengan lonjakan 1,04 poin atau setara dengan 0,02%. Sementara, IHSG kemarin ditutup turun pada level 5.270,01 atau melemah 2,97 poin yang setara dengan 0,06%.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan menguat dipimpin kenaikan tertinggi pada sektor infrastruktur sebesar 0,74% diikuti aneka industri menanjak 0,55%. Sementara ada dua sektor yang melemah yakni perdagangan dan pertambangan yang masing-masing berkurang 0,45% dan 0,02%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp2,38 triliun dengan 6,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp58,55 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp548,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp490,1 miliar. Tercatat 162 saham menguat, 139 melemah dan 94 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Sedangkan beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Metro Realty Tbk. (MTSM) serta PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.346/USD atau balik menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.362/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.325-Rp13.383/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada di level Rp13.311/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.363/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah mulai pulihnya dengan pergerakan di kisaran Rp13.304-Rp13.380/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.381/USD. Posisi ini memburuk dibanding posisi kemarin di level Rp13.354/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini bertahan di zona hijau dengan tambahan 11,55 poin atau 0,22% ke level 5.281,56 setelah tadi pagi dibuka naik ke level 5.271,05 dengan lonjakan 1,04 poin atau setara dengan 0,02%. Sementara, IHSG kemarin ditutup turun pada level 5.270,01 atau melemah 2,97 poin yang setara dengan 0,06%.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan menguat dipimpin kenaikan tertinggi pada sektor infrastruktur sebesar 0,74% diikuti aneka industri menanjak 0,55%. Sementara ada dua sektor yang melemah yakni perdagangan dan pertambangan yang masing-masing berkurang 0,45% dan 0,02%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp2,38 triliun dengan 6,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp58,55 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp548,7 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp490,1 miliar. Tercatat 162 saham menguat, 139 melemah dan 94 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR). Sedangkan beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA), PT Metro Realty Tbk. (MTSM) serta PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT).
(akr)
Lihat Juga :