Rupiah Siang Lesu, IHSG Kokoh di Zona Hijau
Kamis, 19 Januari 2017 - 12:39 WIB
Rupiah Siang Lesu, IHSG Kokoh di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih lesu mendekati level Rp13.400/USD. Pelemahan rupiah menjelang akhir pekan terjadi di tengah semakin menghijaunya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.365/USD atau menyusut dari penutupan sebelumnya di level Rp13.347/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.347-Rp13.384/USD
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini masih menunjukkan pelemahan dengan berada di level Rp13.360/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin Rp13.330/USD. Mata uang Garuda telah kehilangan 30 poin hingga sesi siang dengan kisaran harian Rp13.338-Rp13.380/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.376/USD. Posisi ini memburuk dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.328/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I kokoh di zona hijau dengan tambahan 7,46 poin atau 0,14% ke level 5.302,25 setelah pada pembukaan pagi tadi menguat ke level 5.303,70 lewat kenaikan 8,92 poin atau setara dengan 0,17%. Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat 20,04 poin atau 0,38% ke posisi 5.286,98.
Pergerakan sektor saham dalam negeri hingga siang ini bergerak mixed. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor properti yang melompat 1,20% diikuti perdagangan yang bertambah 0,80%. Sedangkan sektor yang melemah cukup dalam adalah pertambahan usai berkurang 0,27%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp2,82 triliun dengan 6,81 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp24,98 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp679,4 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp654,4 miliar. Tercatat 152 saham menguat, 107 melemah dan 123 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL). Di sisi lain beberapa saham melemah di antaranya PT XL Axiata Tbk. (EXCL), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.365/USD atau menyusut dari penutupan sebelumnya di level Rp13.347/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.347-Rp13.384/USD
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance siang ini masih menunjukkan pelemahan dengan berada di level Rp13.360/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin Rp13.330/USD. Mata uang Garuda telah kehilangan 30 poin hingga sesi siang dengan kisaran harian Rp13.338-Rp13.380/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.376/USD. Posisi ini memburuk dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.328/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I kokoh di zona hijau dengan tambahan 7,46 poin atau 0,14% ke level 5.302,25 setelah pada pembukaan pagi tadi menguat ke level 5.303,70 lewat kenaikan 8,92 poin atau setara dengan 0,17%. Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat 20,04 poin atau 0,38% ke posisi 5.286,98.
Pergerakan sektor saham dalam negeri hingga siang ini bergerak mixed. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor properti yang melompat 1,20% diikuti perdagangan yang bertambah 0,80%. Sedangkan sektor yang melemah cukup dalam adalah pertambahan usai berkurang 0,27%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi ini tercatat sebesar Rp2,82 triliun dengan 6,81 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp24,98 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp679,4 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp654,4 miliar. Tercatat 152 saham menguat, 107 melemah dan 123 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL). Di sisi lain beberapa saham melemah di antaranya PT XL Axiata Tbk. (EXCL), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(akr)
Lihat Juga :