USD Stabil, Rupiah Dibuka Terpuruk Dekati Level Rp13.400/USD
Jum'at, 20 Januari 2017 - 10:21 WIB
USD Stabil, Rupiah Dibuka Terpuruk Dekati Level Rp13.400/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan akhir pekan, dibuka semakin tidak berdaya hingga mendekati level Rp13.400/USD. Pelemahan mata uang Garuda terjadi asat USD cenderung stabil menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.382/USD. Posisi ini menyusut sebesar enam poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.376/USD.
Menurut data Bloomberg pagi ini rupiah berada pada posisi Rp13.393/USD atau semakin memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.376/USD. Mata uang Garuda mengalami pelemahan 17 poin dengan kisaran harian Rp13.363-Rp13.395/USD.
Posisi rupiah pagi ini pada data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan sedikit membaik di posisi Rp13.385/USD. Namun kondisi rupiah terlihat masih tak berdaya jika dibandingkan penutupan kemarin Rp13.395/USD.
Sementara data Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini dibuka di level Rp13.388/USD atau turun dari kemarin di level Rp13.379/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran level Rp13.353-Rp13.388/USD.
Di sisi lain USD terlihat mencetak keuntungan ketika investor bersiap menjelang pelantikan Presiden AS Donald Trump yang bakal dilantik hari ini, sementara euro juga pulih seiring rencana kebijakan Bank Sentral Eropa. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, berdiri kokoh pada level 101.17.
Sebelumnya pada Kamis kemarin indeks menunjukkan kenaikan menjadi 101.73 di tengah optimistis terhadap data perumahan dan ketenagakerjaan. Jumlah pengangguran di Amerika tiba-tiba mendekati level terendah dalam dekade terakhir.
"Dolar bisa jatuh jika Trump mendorong maju retorika proteksionis dalam pidato pelantikan. Beberapa investor juga berharap lebih rinci tentang kebijakan, sehingga dolar juga bisa tergelincir jika Trump tidak menyebutkan spesifik," ucap Kepala Analis FX Bank of Tokyo Mitsubishi Minori Uchida.
Dilansir Reuters, Jumat (20/1/2017) Euro mulai merangsek naik ke level 1.0589 ketika sebelumnya berada pada level 1.0659. Sedangkan USD terhadap yen juga stabil pada level 114.875. Kemarin greenback pindah ke level tinggi dalam satu minggu di level 115.63 terhadap yen, dibantu oleh penguatan data ekonomi AS.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.382/USD. Posisi ini menyusut sebesar enam poin dibanding posisi kemarin di level Rp13.376/USD.
Menurut data Bloomberg pagi ini rupiah berada pada posisi Rp13.393/USD atau semakin memburuk dari penutupan sebelumnya di level Rp13.376/USD. Mata uang Garuda mengalami pelemahan 17 poin dengan kisaran harian Rp13.363-Rp13.395/USD.
Posisi rupiah pagi ini pada data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan sedikit membaik di posisi Rp13.385/USD. Namun kondisi rupiah terlihat masih tak berdaya jika dibandingkan penutupan kemarin Rp13.395/USD.
Sementara data Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini dibuka di level Rp13.388/USD atau turun dari kemarin di level Rp13.379/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran level Rp13.353-Rp13.388/USD.
Di sisi lain USD terlihat mencetak keuntungan ketika investor bersiap menjelang pelantikan Presiden AS Donald Trump yang bakal dilantik hari ini, sementara euro juga pulih seiring rencana kebijakan Bank Sentral Eropa. Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, berdiri kokoh pada level 101.17.
Sebelumnya pada Kamis kemarin indeks menunjukkan kenaikan menjadi 101.73 di tengah optimistis terhadap data perumahan dan ketenagakerjaan. Jumlah pengangguran di Amerika tiba-tiba mendekati level terendah dalam dekade terakhir.
"Dolar bisa jatuh jika Trump mendorong maju retorika proteksionis dalam pidato pelantikan. Beberapa investor juga berharap lebih rinci tentang kebijakan, sehingga dolar juga bisa tergelincir jika Trump tidak menyebutkan spesifik," ucap Kepala Analis FX Bank of Tokyo Mitsubishi Minori Uchida.
Dilansir Reuters, Jumat (20/1/2017) Euro mulai merangsek naik ke level 1.0589 ketika sebelumnya berada pada level 1.0659. Sedangkan USD terhadap yen juga stabil pada level 114.875. Kemarin greenback pindah ke level tinggi dalam satu minggu di level 115.63 terhadap yen, dibantu oleh penguatan data ekonomi AS.
(akr)