Jack Ma Khawatir Perang Dagang AS-China Timbulkan Bencana Dunia

Jum'at, 20 Januari 2017 - 12:14 WIB
Jack Ma Khawatir Perang...
Jack Ma Khawatir Perang Dagang AS-China Timbulkan Bencana Dunia
A A A
DAVOS - Bos Alibaba Group Holding Ltd Jack Ma mengatakan, perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China akan menimbulkan bencana bagi dunia. Maka, dia akan melakukan apa saja untuk mencegah hal itu terjadi.

"Saya berpikir bahwa China dan AS seharusnya tidak pernah lakukan perang dagang, dan saya pikir kita harus memberikan Presiden AS terpilih Donald Trump beberapa waktu. Dia berpikiran terbuka dan mau mendengarkan," kata Ma dalam Forum Ekonomi dunia di Davos, Swiss seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (20/1/2017).

Konsekuensi dari perang dagang antara ekonomi terbesar di dunia dan terbesar kedua di dunia akan begitu serius. MA bahkan akan mengorbankan perusahaan sendiri untuk mencegah konflik seperti itu.

Trump telah berjanji untuk menerapkan tarif tinggi pada negara-negara seperti China dan Meksiko yang dianggap memiliki keuntungan yang tidak adil atas AS.

Dia telah menekan perusahaan-perusahaan AS untuk menjaga dan menciptakan lapangan kerja di dalam negeri dan telah mengkritik bisnis perusahaan Amerika yang beroperasi di luar negeri, mengancam tarif impor, yang dapat menyebabkan negara-negara lain membalas dengan tarif mereka sendiri, sehingga memicu perang dagang global.

Alibaba memiliki sebagian besar dari usahanya terkait dengan AS, memberikan insentif yang kuat untuk menghindari situasi di mana Trump menempatkan retorika kampanyenya dalam praktik.

Tarif impor yang lebih tinggi akan menekan penjualan Alibaba untuk konsumen AS dan berikutnya sengketa perdagangan bisa melemahkan penjualan pada platform Tmall Alibaba, di mana AS dan merek internasionalnya menjual ke konsumen China.

Ma mengatakan, dia dan Trump tidak secara khusus membahas perdagangan awal bulan ini saat keduanya bertemu di New York, atau pelabelan Trump, China sebagai manipulator mata uang, atau AS kehilangan pekerjaan ke negara-negara seperti China.

"Di Amerika ada kebebasan berbicara sehingga dia bisa mengatakan apa yang dia inginkan. Saya menghormati dan memahami, tapi tentu saja saya memiliki pandangan saya sendiri," kata miliarder China tersebut.

Ma juga membela upaya Alibaba untuk melawan pembajakan di situs-nya setelah baru-baru ini dimasukkan kembali pada daftar "Pasar Notorious" yang disusun Kantor Perwakilan Dagang AS.

Alibaba berpendapat pada saat itu, melakukan semua yang bisa untuk memerangi produk palsu dan menyarankan bahwa penunjukan bisa saja dipengaruhi oleh politik.

"Melawan produk palsu adalah perang melawan keserakahan manusia. Ini tidak mudah dan Anda tidak bisa menyelesaikannya. Apakah orang mengkritik saya, mengkritik kita, yang paling penting adalah bahwa kami senang tentang kemajuan yang kami buat," kata Ma di Davos.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Efek Jack Ma Kritik...
Efek Jack Ma Kritik Pemerintah, 2 Raksasa Teknologi China Kehilangan Rp12.799 Triliun
Ekonomi China Mungkin...
Ekonomi China Mungkin Tidak Akan Pernah Melampaui Ekonomi Amerika
Sponsor China Bertaburan...
Sponsor China Bertaburan Cari Perhatian di Euro 2024, Ada Alibaba hingga BYD
Isu PHK Tak Terbukti,...
Isu PHK Tak Terbukti, Alibaba Malah Rekrut 15.000 Pegawai
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
2 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
2 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
2 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
3 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved