Calon Dewan Komisioner OJK Harus Profesional dan Berpengalaman

Senin, 23 Januari 2017 - 17:45 WIB
Calon Dewan Komisioner...
Calon Dewan Komisioner OJK Harus Profesional dan Berpengalaman
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi dari Bank Permata Josua Pardede berharap calon anggota Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat melanjutkan pencapaian OJK sejauh ini.

Pihaknya berahap DK OJK berkomitmen terus mendorong fungsi OJK dalam mengoptimalkan peran sektor jasa keuangan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Selain itu juga berkomitmen dalam mendorong peran sektor jasa keuangan untuk mendorong terciptanya kemandirian finansial masyarakat serta mendukung upaya peningkatan pemerataan pembangunan," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Senin (23/1/2017).

Dia menambahkan, calon DK OJK harus memiliki pengalaman dan track record yang baik di industri keuangan seperti perbankan, pasar modal, asuransi dan dana pensiun. Menurutnya, calon yang punya pengalaman di Bank Indonesia (BI) dan OJK ideal untuk mengisi DK OJK.

"Yang terpenting adalah calon-calon tersebut dapat mengelola stabilitas di perbankan dan jasa keuangan serta memberikan terobosan-terobosan dalam mendorong optimalisasi penyaluran kredit untuk di industri perbankan, program yang bertujuan dalam pendalaman pasar keuangan untuk lembaga keuangan non bank," jelas dia.

Sementara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan, siapapun masyarakat yang memiliki kemampuan, keahlian, perhatian, serta ingin menyumbangkan sesuatu ke OJK maka dipersilakan untuk mengikuti pencalonan.

"Nanti kan ada proses seleksi administrasi, track record, rekam jejak, wawancara harus bisa melalui itu semua. Pokoknya profesional orang yang punya pemahaman tentang jasa keuangan, punya perhatian, memiliki keinginan untuk kontribusi," pungkasnya.

Sebelumnya, panitia seleksi (pansel) pemilihan calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi membuka pendaftaran untuk anggota OJK periode 2017-2022. Pansel akan memilih 21 kandidat untuk diserahkan kepada Presiden.

Ketua sekaligus Anggota Pansel OJK Sri Mulyani Indrawati mengatakan, sesuai Undang-Undang No. 21 Tahun 2011 Tentang OJK, pihaknya bertugas untuk mencari anggota OJK menyusul masa keanggotaan yang berakhir pada 23 Juli 2017. Dari 21 kandidat yang terpilih, kata dia, Presiden akan memilih 14 kandidat untuk diserahkan kepada DPR dan untuk dipilih tujuh anggota OJK yang baru di luar anggota ex-officio dari unsur pemerintah dan Bank Indonesia (BI).

"Kita akan menggunakan format seperti yang dulu. Tentu 21 kandidat itu setiap posisi tiga kandidat, kemudian setelah ke dewan satu posisi dua kandidat," kata Sri Mulyani beberapa waktu lalu.

Menkeu menuturkan, proses pendaftaran akan dibuka selama 12 hari mulai 17 Januari hingga 2 Februari pukul 24:00 WIB. pun menargetkan, 21 kandidat terpilih disampaikan kepada Presiden pada 19 Maret sehingga Presiden bisa menyampaikan kepada DPR pada 29 Maret. "Kemudian DPR bisa melakukan proses fit and proper test sampai 6 Juni," sambungnya.

Menteri Keuangan itu juga menegaskan pihaknya akan menjalankan proses pemilihan secara transparan, akuntabel, dan melibatkan partisipasi masyarakat. Satu-satunya jalur pendaftaran, kata dia, hanya akan dibuka secara online. "Kami tidak menerima pendaftaran secara langsung," kata dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
13 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
50 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved