Di Depan Para Dubes, Susi Ungkap Pelanggaran HAM Pencuri Ikan

Selasa, 24 Januari 2017 - 13:06 WIB
Di Depan Para Dubes,...
Di Depan Para Dubes, Susi Ungkap Pelanggaran HAM Pencuri Ikan
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menceritakan mengenai kekejaman yang dilakukan para pelaku pencurian ikan secara ilegal (illegal unreported unregulated/IUU fishing).

(Baca: Menteri Susi Terbitkan Aturan Sertifikasi HAM Sektor Perikanan)

Hal tersebut disampaikannya kepada para duta besar (dubes) dari beberapa negara yang datang dalam peluncuran buku "Laporan Penelitian Tentang Perdagangan Orang, Pekerja Paksa, dan Kejahatan Perikanan dalam Industri Perikanan di Indonesia" hari ini.

Menurutnya, selama dua tahun pemerintah Indonesia telah menemukan berbagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di bisnis perikanan. Ini mandat dari Presiden Joko Widodo‎ (Jokowi) untuk menjaga wilayah perairan di Indonesia.

Mantan Bos Susi Air ini mengaku tidak pernah menyangka kejahatan yang terjadi dalam bisnis di sektor perikanan sampai menyeret kasus perdagangan manusia. "‎Pada awal kita tidak berpikir jauh melihat tentang industri perikanan ini berkaitan dengan human trafficking, slavery, other smuggling termasuk drugs, arms smuggling," katanya di Gedung Mina Bahari IV KKP, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

‎Susi mengungkapkan, moratorium transhipment yang dilakukannya selama ini telah membuka realita yang terjadi pada Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di bisnis perikanan. Misalnya, ABK yang dipekerjakan secara ilegal di sebuah kapal di Hawai.

"‎Mereka cerita bahwa mereka ini tidak bisa keluar dari kapal. Walaupun di pelabuhan mereka tidak bisa landing ke daratan karena mereka ilegal, mereka tidak punya dokumen. Hal seperti ini semestinya tidak boleh terjadi. Bagaimana bisa bangsa Indonesia, anak Indonesia bekerja di atas kapal di Hawai, ke darat pun tidak bisa," tuturnya.

Selain itu, sambung dia, fasilitas hidup yang diperoleh para ABK tersebut juga jauh dari kata layak. Air minum yang diberikan terbatas, bahkan untuk mandi pun mereka dibatasi. Hal ini menurut Susi sudah melanggar HAM.

"‎Apakah di atas laut fresh water itu unlimited? No. Tadi kita dengar, minum air tawar dibatasi, mandi dibatasi, kompartemen tidur apa seperti di darat? tentu tidak seperti di darat. Dari situ kita lihat banyak hal yang terjadi beyond and on the way abusing the human right," tandas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Geram...
Susi Pudjiastuti Geram Disebut Keliru Oleh Hashim Djojohadikusumo
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster di Era Susi Pudjiastuti Dibongkar Effendi Gazali
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Bukan Soal Benih Lobster,...
Bukan Soal Benih Lobster, Trenggono Bakal Lanjutkan Mimpi Susi
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan...
Menteri Edhy Ogah Tenggelamkan Kapal Tangkapan, Susi Tepuk Tangan
Sandiaga Uno atau Susi...
Sandiaga Uno atau Susi Pudjiastuti, Siapa Dipilih Jokowi?
Berita Terkini
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
8 menit yang lalu
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
29 menit yang lalu
AHY Targetkan Bandara...
AHY Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Tembus 10 Besar Terbaik Dunia di 2029
43 menit yang lalu
Apindo: DSI Bisa Perkuat...
Apindo: DSI Bisa Perkuat Tata Kelola Ekspor Tanpa Menambah Beban Dunia Usaha
55 menit yang lalu
MNC Bank Jambi Serahkan...
MNC Bank Jambi Serahkan Hadiah Motor Program Tabungan Dahsyat
1 jam yang lalu
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
1 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved