Kadin Bakal Bentuk Koperasi Khusus bagi Pedagang Daging Sapi

Rabu, 25 Januari 2017 - 00:07 WIB
Kadin Bakal Bentuk Koperasi...
Kadin Bakal Bentuk Koperasi Khusus bagi Pedagang Daging Sapi
A A A
SEMARANG - Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Kota Semarang berencana membentuk koperasi yang khusus mewadahi para pedagang sapi. Koperasi tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan berkaitan dengan daging sapi.

Wakil Ketua Bidang UKM, Koperasi & Ekonomi Kerakyatan Kadin Kota Semarang, Bernadette Natalia Sari Pujiastuti mengatakan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga daging sapi, terutama menjelang hari raya keagamaan. "Kenaikan terjadi karena ketergantungan terhadap tengkulak," katanya di Semarang, Selasa (24/1/2017).

Menurutnya, para peternak sapi belum bisa memenuhi kebutuhan pasar yang ada saat ini. Atas rencana pendirian lembaga ekonomi tersebut, Kadin juga telah berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan UKM setempat serta Bank Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris Paguyuban Pedagang Daging Sapi Kota Semarang Herry Setiawan mengatakan, pemerintah masih belum bisa mengatasi permasalahan berkaitan dengan daging sapi. "Ini seperti lingkaran setan. Masih belum berujung dan semakin parah," katanya.

Permasalahan daging sapi, lanjut dia, sudah terjadi sejak tahun 80-an. Dia menambahkan pemerintah hanya melihat masalah tanpa melihat penyebabnya. Seharusnya, kata dia, pemerintah mencari tahu penyebab permasalahan daging sapi ini sebelum akhirnya memberikan solusi. "Kondisi yang terjadi, kadang solusi yang diberikan justru menimbulkan masalah baru," katanya.

Dia mencontohkan kebijakan penjualan daging impor beku untuk mengatasi permasalahan tingginya harga daging sapi dinilai juga tidak menyelesaikan masalah. "Daging dari Australia hingga mencapai tangan konsumen membutuhkan sekitar tiga bulan," katanya.

Pemerintah, menurut dia, seharusnya melihat kondisi permasalahan ini tidak hanya dari sisi peternak, namun juga dari sudut pandang jagal sapi. Selain itu, dia juga meminta pemerintah memotong mata rantai distribusi penjualan daging sapi yang masih terlalu panjang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
5 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
6 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
6 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
6 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
6 jam yang lalu
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved