Holding Pertamina-PGN Tunggu Finalisasi Peraturan

Rabu, 25 Januari 2017 - 11:26 WIB
Holding Pertamina-PGN...
Holding Pertamina-PGN Tunggu Finalisasi Peraturan
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini proses pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor migas tingggal menunggu formalitas atau peraturan yang belum rampung. Sambil menunggu, Pertamina sejauh ini terus melakukan sosialisasi ke seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, sosialisasi mengenai holding tersebut sangat penting. Mengingat, hingga saat ini masih banyak pemangku kepentingan yang belum sepaham mengenai manfaat bisnis mengenai hal tersebut.

"Kita tinggal formalitas, tapi tentu aspek sosialisasi penting, misalnya banyak stakeholder belum paham manfaatnya integrasi bisnis, barang kali paling penting bgaiamana sinergikan bisnis yang ada. Bahwa bentuknya holding, sinergi kegiatan kan macam-macam. Holding kan alatnya," kata dia di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Menurutnya, perusahaan akan mendapat nilai tambah (value added) yang besar jika diintegrasikan lewat skema holding. Sebab, dengan holding maka akan terjadi sinergi investasi, operasional, dan pembiayaan sehingga ongkos (cost) pun menjadi lebih murah.

"Kemudian peningkatan aset sehingga me-leverage kemampuan investasi. Sebagai salah satu case," imbuh dia.

Mantan Bos Semen Indonesia ini mencontohkan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk kini telah memperoleh manfaat cukup besar dengan melakukan proses holding. Laba yang dihasilkan meroket 11 kali lipat dalam tujuh tahun.

"Market capital 10 kali lipat. Hal-hal itu sesuatu yang tak terbayang. Memang sosialisasi penting, karena stakeholder punya pandangan berbeda dan kepentingan berbeda," tuturnya.

Dwi menambahkan, dengan adanya penyatuan antara Pertamina dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN, maka aset PGN akan meningkat jauh lebih besar. "Yang jelas Pertagas kita satukan BUMN, tinggal mekanisme seperti apa, sehingga aset PGN meningkat dengan adanya penyatuan tersebut," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas Uji Coba Alirkan...
Pertagas Uji Coba Alirkan Gas ke BOB Siak Pusako, Ketahanan Energi Riau Makin Andal
Kerahkan Satgas Pengamanan...
Kerahkan Satgas Pengamanan Libur Nataru 2022, PGN Pastikan Kelancaran Distribusi dan Layanan Gas Bumi Nasional
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
70% LPG Masih Impor,...
70% LPG Masih Impor, Bos Pertamina Menjawab: Sah-sah Saja
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Pengumuman, PGN Akan...
Pengumuman, PGN Akan Berubah Nama Jadi Pertamina Gas Negara
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
4 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved