4 Juta Masyarakat Mampu Nikmati Subsidi Listrik 450 VA

Rabu, 25 Januari 2017 - 17:56 WIB
4 Juta Masyarakat Mampu...
4 Juta Masyarakat Mampu Nikmati Subsidi Listrik 450 VA
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara mengungkapkan, golongan masyarakat mampu yang menikmati subsidi listrik ternyata tidak hanya ada di pelanggan listrik 900 volt ampere (VA). Berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), setidaknya terdapat 4 juta masyarakat mampu yang menikmati subsidi listrik yang diberikan pemerintah untuk pelanggan 450 VA.

Awalnya, kata Suahasil, pemerintah meyakini bahwa pemberian subsidi yang tidak tepat sasaran hanya terjadi pada pelanggan listrik 900 VA. Sebab, banyak masyarakat mampu yang sejatinya tidak berhak mendapat subsidi justru menikmati subsidi yang diberikan untuk golongan pelanggan 900 VA.

"Ketika dilihat datanya, kita yakini yang 900 VA ini ada yang enggak eligible (berhak). Ada yang sebenarnya sudah mampu bahkan sangat mampu seperti apartemen ikut menikmati 900 VA. Itu harusnya enggak terima listrik subsidi," katanya di Gedung BI, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Namun setelah ditelusuri lebih dalam, Suahasil menilai bahwa ada pula masyarakat mampu yang menggunakan listrik berdaya 450 VA. "Pernah dihitung oleh TNP2K dan pernah disampaikan sekitar 4 juta (masyarakat mampu yang pakai listrik 450 VA). Tapi ini belum diputuskan," imbuh dia.

Oleh karena itu, pemerintah berpikir bahwa masyarakat golongan mampu yang menggunakan listrik berdaya 450 VA harus mengalami penyesuaian tarif. Mereka yang mampu harus membayar dengan tarif yang keekonomian.

"Jadi kelompok masyarakat yang mampu jangan mengambil tarif subsidi. Ada banyak kelompok masyarakat yang wajarnya dapat subsidi, itu tetap dapat. Tapi kelompok masyarakat yang sudah mampu itu tetap membayar dengan tarif keekonomian," tuturnya.

Menurut Suahasil, wacana penyesuaian tarif listrik 450 VA untuk golongan mampu ini telah didiskusikan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR. Namun, sejauh ini belum ada keputusan apapun mengenai hal tersebut.

"Sudah didiskusikan kok di Banggar. Waktu pembahasan sudah dibahas cuma belum diputuskan. Dalam pembahasan DPR sudah dibicarakan, sekarang ESDM mengambil (keputusannya)," tandas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirut PLN Ungkap Alasan...
Dirut PLN Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas
Tarif Listrik Naik,...
Tarif Listrik Naik, PLN Sebut Dana Kompensasi yang Dinikmati Pelanggan Kaya Capai Rp4 Triliun
Tarif Listrik Belum...
Tarif Listrik Belum Pernah Naik Sejak 2017, Subsidi yang Diguyur Capai Rp337,47 T
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Turunkan Tarif Listrik Pelanggan Non Subsidi
Pemerintah Lunasi Kompensasi...
Pemerintah Lunasi Kompensasi Listrik Rp17,83 Triliun ke PLN
PLN: Tidak Ada Kenaikan...
PLN: Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik, Hanya Realokasi Bantuan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved