Calon DK OJK Harus Mampu Membaca Tren dan Tantangan Ekonomi

Kamis, 26 Januari 2017 - 05:11 WIB
Calon DK OJK Harus Mampu...
Calon DK OJK Harus Mampu Membaca Tren dan Tantangan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Calon Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru menurut pengamat ekonomi harus mempunyai kemampuan dan pengalaman untuk membaca tren serta menghadapi tantangan ekonomi ke depannya. Menurut Peneliti ekonomi dari INDEF Bhima Yudhistira seleksi calon DK OJK untuk periode 2017-2022 tidak akan mudah.

(Baca Juga: Cara Daftar dan Proses Seleksi Calon Anggota Dewan Komisioner OJK)

Pasalnya panitia seleksi (Pansel) yang diketuai oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani harus memilih orang-orang profesional yang memiliki banyak pengalaman. Lebih lanjut Bhima menerangkan faktor pengalaman menjadi sangat penting di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini sehingga dibutuhkan DK OJK yang berpengalaman.

Sehingga diharapkan OJK selaku regulator industri jasa keuangan dapat berperan penting dalam mengawal pertumbuhan ekonomi domestik dari berbagai gempuran ketidakpastian ekonomi global. "Pertama anggota DK OJK berikutnya harus mewakili profesional, berasal dari industri keuangan dan punya pengalaman," terang dia di Jakarta.

(Baca Juga: Dibuka Sepekan, 500 0rang Daftar Calon Dewan Komisioner OJK)

Menurut dia ketidakpastian ekonomi dunia semakin diperburuk dengan ekpektasi negatif kebijakan pemerintah baru Amerika Serikat (AS) yang memperketat kebijakan moneternya. Di sisi lainnya ekonomi global masih merasakan efek Brexit dan perlambatan pertumbuhan negara ekonomi terbesar dunia, China yang diperkirakan akan terus menurun atau melambat pada tahun-tahun berikut.

Selain dari kalangan profesional, Bhima menilai akademisi dan birokrat juga bisa ikut andil dalam memajukan OJK. Sebab, kalangan akademisi memiliki basis data dan konsep. "Ini yang dibutuhkan kedepannya. Karena betul memang kredit juga lagi turun, ada ketidakpastian global. Ketiga unsur tersebut yang saya kira yang paling paham betul soal rekam jejak keuangan Indonesia," imbuhnya.

Dia menilai anggota dewan komisioner yang kini menjabat sudah memiliki pengalaman yang mumpuni. Pengalaman ini bisa menjadi bekal untuk menghadapi tantangan perbankan ke depan. "Soal pengalaman anggota DK sekarang memang bagus. Tapi harus ada terobosan karena tantangan yang dihadapi di 2017 lebih berat lagi," tambahnya.

Sejalan dengan itu, Ekonom Bank BCA David Sumual menambahkan, akan lebih baik kalau jajaran DK OJK diisi kalangan profesional, berpengalaman, independen dan memiliki integritas. "Saya pikir kalau untuk lembaga keuangan diperlukan orang profesional, yang punya integritas, independen dan berpengalaman," sebut David di Jakarta.

Menurutnya, jajaran DK OJK yang baru tidak hanya menguasai teori-teori saja. Di sisi lain, perlu juga kemampuan membaca tren dan tantangan di sektor finansial yang terus berkembang."Jadi bukan hanya teori-teori saja misalnya secara akademis tapi prakteknya juga mengerti, jadi kemampuan dalam mengerti instrumen finansial ini juga diperlukan," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
7 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
7 jam yang lalu
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
8 jam yang lalu
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
10 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
11 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
11 jam yang lalu
Infografis
Mahfud MD: Perilaku...
Mahfud MD: Perilaku Hedon dan Flexing Kaesang-Erina Harus Diselidiki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved