Menunggu Peresmian Bandara Internasional Hanandjoeddin Belitung

Kamis, 26 Januari 2017 - 01:01 WIB
Menunggu Peresmian Bandara...
Menunggu Peresmian Bandara Internasional Hanandjoeddin Belitung
A A A
BELITUNG - Bandar Udara (Bandara) Kelas I Hanandjoeddin Tanjung Pandan di Belitung kini tengah menunggu peresmian sebagai bandara internasional. Sebelumnya Kementerian Perhubungan menetapkan bandara ini dengan status bandara internasional oleh Menteri Perhubungan Budi Karya, pada 22 Desember 2016.

Kepala Kantor Unit Pengelola Bandara Kelas I Anies Wardhana mengatakan, secara umum bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan ini siap menjadi bandara dengan status internasional. "Dari sisi terminal kedatangan maupun terminal keberangkatan sudah kami siapkan melalui renovasi secara fisik," ujarnya, usai melakukan simulasi Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan menjadi Bandara Internasional di Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan, Belitung, Rabu (25/1/2017).

Simulasi dilakukan untuk memenuhi aspek fisik meliputi ruang terminal kedatangan internasional maupun terminal keberangkatan internasional. Simulasi dilakukan bersama Bupati Belitung, Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Bea Cukai, Balai Karantina serta Kantor Imigrasi setempat.

Menurut Anies, saat ini jumlah penumpang rata-rata per hari bisa mencapai 1.200 sampai 1.400 orang. Sementara pada saat peak season bisa mencapai 3.000 penumpang per hari melalui 13 penerbangan, meliputi maskapai Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air serta Lion Air. "Kami masih menunggu kesiapan dari Lion Air yang sudah mengajukan izin untuk rute terbang baru," ungkapnya.

Saat ini, Bandara kebanggaan warga Belitung menunggu peresmian penerbangan internasional yang sedianya akan diterbangi Lion Air dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia. "Lion Air akan masuk. Mereka sudah mengajukan izin untuk penerbangan internasional Jakarta-Tanjung Pandan-Kuala Lumpur," pungkas Kepala Bandara Anies Wardhana.

Bupati Belitung, Sahani Saleh mengatakan, pihaknya optimistis Belitung bisa menjadi tujuan penerbangan internasional mengingat wilayah tersebut kini konsen pada pengembangan pariwisata.

Hal itu, kata dia, terlihat dari berkembangnya usaha jasa dan UKM yang bergerak di sektor kepariwisataan. "Dan itu menggerakkan roda perekonomian Belitung, dari sebelumnya dikenal sebagai wilayah tambang, kini bergerak sebagai daerah tujuan wisata," ungkapnya.

Dari total pendapatan asli daerah tahun lalu Pemerintah Daerah Belitung sebesar Rp112 miliar, kontribusi sektor pariwisata menyumbang 60% pendapatan. "Kalau dulu belum sampai 60%. Baru mulai bergerak naik sejak Negeri Belitung diperkenalkan melalui film Laskar Pelangi," ungkapnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved