IHSG Hari Ini Berakhir Lemas Ikuti Bursa Saham Asia

Senin, 30 Januari 2017 - 16:37 WIB
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Lemas Ikuti Bursa Saham Asia
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup balik memerah usai pada pembukaan tadi pagi dan penutupan sesi I masih berada di zona hijau. IHSG hari ini berakhir kehilangan 10,18 poin atau 0,19% ke level 5.302,66. Pelemahan bursa saham Tanah Air pada perdagangan sore ini terjadi saat bursa Asia berakhir melemah.

Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG bertambah 8,07 poin atau 0,15% ke level 5.320,91 dan pada sesi I semakin menghijau ke level 5.316,82 atau bertambah 3,98 poin yang setara dengan 0,07%. Akhir pekan kemarin, IHSG ditutup memerah usai kehilangan 4,79 poin atau 0,09% ke level 5.312,84.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,08 triliun dengan 22,40 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp302,75 miliar dengan aksi jual asing sebesar R1,18 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,48 triliun. Tercatat 156 saham menguat, 170 melemah dan 106 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp100 menjadi Rp6.300, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp80 menjadi Rp2.880, dan PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) naik Rp45 menjadi Rp1.245.

Selanjutnya untuk saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp200 menjadi Rp7.900, PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp170 menjadi Rp3.610, dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) turun Rp130 menjadi Rp3,210.

Seperti dilansir CNBC hari ini, bursa saham Asia ditutup melemah karena investor bereaksi terhadap kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait imigrasi, yang menambah tekanan pada USD.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,51% atau 98,6 poin di posisi 19.368,85, setelah data menunjukkan bahwa penjualan ritel Desember naik 0,6% dari tahun sebelumnya, lebih lemah dari perkiraan kenaikan 1,3%.

Saham Toshiba jatuh 3,69% menjadi 250,3 per saham, setelah penurunan sebelumnya sebanyak 5,8% pada laporan Asahi Shimbun bahwa beberapa bank akan menggugat perusahaan atas salah langkah manajemen.

Beberapa laporan media juga melaporkan bahwa ketua Toshiba Shigenori Shiga dan Toshiba AS anak perusahaan nuklir Presiden Westinghouse Daniel Roderick akan mundur.

Indeks ASX 200 ditutup turun 0,92% atau 54,5 poin ke level 5.661,5, hampir semua sektor melemah kecuali sektor gold yang naik 1,2%. Di mana saham Newcrest Mining naik 1,27%.

Sementara, bursa saham di China, Singapura, Hong Kong, Korea Selatan dan Taiwan pada hari ini tutup untuk hari libur umum.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Wow! IHSG Akhir Pekan...
Wow! IHSG Akhir Pekan Tembus Level 6.208
Berita Terkini
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
57 menit yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
1 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
2 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
2 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
2 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved