Mendes: Investasi Pascapanen Harus Digalakkan

Jum'at, 03 Februari 2017 - 22:46 WIB
Mendes: Investasi Pascapanen...
Mendes: Investasi Pascapanen Harus Digalakkan
A A A
JAKARTA - Investasi pascapanen harus digalakkan sehingga bisa menyerap produksi-produksi pertanian yang akan meningkat. Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, sarana pascapanen harus dipersiapkan untuk mengantisipasi produk pertanian yang meningkat.

"Dengan adanya program dari Kementerian Desa dan Kementerian Pertanian yang one village one product yang nanti akan ditambah dengan embung-embung air, makanya kita perlu siapkan sarana pascapanennya juga," ujarnya di Kementerian Perindustrian, Jumat (3/2/2017).

Pada kesempatan tersebut, Menteri Desa mengajak pelaku-pelaku usaha yang menyerap pascapanen untuk mendapatkan arahan dari Menteri Perindustrian supaya investasi di pascapanen bisa digalakkan. Sehingga bisa menyerap produksi pertanian yang pasti akan meningkat.

"Salah satu persoalan harga sekarang ini karena jumlah sarana pascapanen masih belum cukup. Makanya dengan pertemuan ini kita harapkan gairah untuk investasi di pascapanen agar lebih meningkat sehinga harga lebih stabil, petani diuntungkan, pemerintah juga diuntungkan dengan tidak ada inflasi yang naik turun. Dunia perbankan juga lebih berani untuk bisa memberikan kredit sektor pertanian di desa-desa," jelasnya.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta perencanaan jangka menengah agar perencanaan pembuatan fasilitas oleh investor-investor ini dibuat rencana yang lebih standar. "Peralatan pascapanen yang utama silo dan dryer, supaya pabrikan-pabrikan dalam negeri bisa mempersiapkan membuat itu. Sedangkan fasilitas pemerintah sekarang tentunya tidak ada hambatan, baik itu dibuat di dalam negeri maupun untuk impor peralatan," ujarnya.

Airlanga juga meminta perencanaan jangka panjang dengan fasilitas yang lebih jelas dan konkret dari masing-masing perusahaan untuk membuat rencana investasi peralatan pascapanen. "Perencanaan itu supaya disampaikan lebih awal. Sehingga kita juga bisa mengecek kemampuan kapasitas pabrikasi yang ada di dalam negeri," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPD IMM Jakarta Siap...
DPD IMM Jakarta Siap Berkolaborasi Bangun Desa dan Daerah Tertinggal
Kurangi Dampak Corona,...
Kurangi Dampak Corona, Kemenperin Pacu Investasi Sektor Padat Karya
Naik 44 %, Investasi...
Naik 44 %, Investasi Manufaktur Moncer di Kuartal I/2020
Kemenperin Terus Kawal...
Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri
Beri Dampak Signifikan,...
Beri Dampak Signifikan, Program Tekad Siap Lanjutkan Kontribusi untuk Desa
Menko AHY Kunjungi Kementerian...
Menko AHY Kunjungi Kementerian Transmigrasi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved