Kabupaten Gorontalo Siapkan 10% APBD untuk Adaptasi Perubahan Iklim

Kamis, 09 Februari 2017 - 02:11 WIB
Kabupaten Gorontalo...
Kabupaten Gorontalo Siapkan 10% APBD untuk Adaptasi Perubahan Iklim
A A A
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Gorontalo siapkan anggaran sebesar Rp53,9 miliar atau 10,5% dari total APBD 2017 guna mengimplementasikan program Adaptasi Perubahan Iklim (API).

Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo, mengatakan pihaknya memberikan arahan dan kebijakan perubahan iklim pemerintah daerah. Pihaknya menargetkan menjadi kabupaten yang memiliki ketahanan tinggi terhadap dampak perubahan iklim.

“Dampak negatif perubahan iklim ini sangat terasa di kabupaten Gorontalo. Mulai dari kerugian pada pertanian, banjir, hingga menyebabkan kemiskinan. Sehingga kami menganggarkan 10,5% atau Rp53,9 miliar dari dana APBD 2017, juga kebijakan 10% anggaran dana desa atau ABPDes untuk lingkungan,” kata Nelson dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Bupati Gorontalo menyosialisasikan 19 Program Adaptasi Perubahan Iklim (API) kepada seluruh SKPD, camat, dan kepala desa khususnya dari desa yang berisiko tinggi terhadap perubahan iklim. Tujuannya memberikan pemahaman tentang risiko iklim yang dihadapi Kabupaten Gorontalo serta langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah kabupaten di tahun 2017.

Sebelumnya, Pemkab Gorontalo melalui Kelompok Kerja API (Pokja API) bekerja sama dengan Pusat Transformasi Kebijakan Publik menyusun Strategi API dan mengintegrasikannya ke dalam RPJMD 2016-2021 dan RKPD 2017. Di tataran operasional, terdapat 19 program lingkungan dan API yang dimasukkan Pemkab Gorontalo ke dalam Renja 9 SKPD terkait dan RKA 2017.

Selain itu, Nelson menjelaskan rencana aksi yang akan dibuat SKPD. Misalkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai mengembangkan kurikulum lingkungan hidup, khususnya dengan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, atau Dinas Kesehatan yang memiliki program Gemerlap Sehat (Gerakan Menata Rumah, Lingkungan, dan Permukiman Sehat).

Nelson juga membeberkan salah satu cara yang mereka lakukan dalam mengatasi dampak perubahan iklim, yaitu bermitra dengan lembaga-lembaga strategis seperti Transformasi, ICCTF, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Gorontalo dan pemerintah kabupaten dan kota di sekitar.

“Ini salah satu cara Kabupaten Gorontalo menjadi corong adaptasi perubahan iklim. Apalagi misi daerah ini adalah pembangunan berbasis lingkungan,” ujar Nelson.

Direktur Program Transformasi Nazla Mariza mengapresiasi kebijakan yang diambil pemerintah Kabupaten Gorontalo terkait adaptasi dan perubahan iklim, juga menyampaikan hasil kajian kerentanan dan risiko iklim di Kabupaten Gorontalo yang dilakukan oleh Transformasi. Menurutnya, sebagian besar desa di Kabupaten Gorontalo tergolong ke dalam kategori Risiko Banjir Cukup Tinggi.

“Desa dengan kategori risiko banjir sangat tinggi adalah Desa Tamaila Utara, Kecamatan Tolangohula, dan Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo,” ungkap Nazla.

Sementara itu, Kepala BMKG Gorontalo, Fathuri Syabani, menjelaskan kondisi perubahan iklim di Gorontalo. Menurutnya, debit curah hujan terus meningkat hingga mencapai 9 triliun per tahun. Kegiatan sosialisasi yang diadakan di kantor Bupati Gorontalo ini melibatkan SKPD terkait, Kelompok Kerja API (Pokja API), seluruh camat, pemerintah desa, perguruan tinggi, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), perwakilan kelompok perempuan, LSM, tokoh masyarakat, dan media.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
11 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
2 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved