NPL Terkendali, BI Yakin Pertumbuhan Kredit 2017 Membaik

Kamis, 09 Februari 2017 - 20:44 WIB
NPL Terkendali, BI Yakin...
NPL Terkendali, BI Yakin Pertumbuhan Kredit 2017 Membaik
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) meyakini pertumbuhan kredit pada 2017 akan membaik sekitar 10% hingga 12%. Optimisme ini karena faktor internal, mulai terkendalinya rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) sudah mulai terkendali. Faktor eksternal pulihnya ekonomi dunia yang diperkirakan naik dari 3,2% jadi 3,4%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, NPL yang terkendali juga bisa membuat Net Interest Margin (NIM) terjaga. Terjaganya NIM disebabkan oleh tingkat suku bunga yang sudah mulai menurun

"Pada 2017, NPL semakin terkendali dan kalau terkendali membuat kredit lebih baik. Kalau saya melihatnya bahwa NPL terjaga. Kalau seandainya laba di NIM tetap terjaga karena koreksi tingkat bunga," katanya, Kamis (9/2/2017).

Menurutnya, suku bunga sudah turun cukup dalam sepanjang tahun lalu, terutama di deposito. Untuk sektor kredit juga demikian. "Penurunan deposito cukup dalam, kita sudah turunkan policy rate 150 bps dan deposito turun 131 bps itu sepanjang tahun dari Januari sampai Desember. Sementara, bunga kredit turun 131 bps dan kredit kira-kira 60 bps dan itu yang mungkin membuat margin di bank jadi baik. Kita lihat kedepan pertumbuhan kredit dan NPL agar lebih baik," tutur Agus.

Agus menerangkan adapun pertumbuhan kredit yang melesu pada tahun lalu disebabkan ekonomi dunia yang melemah. Kemudian rasio NPL gross juga meningkat jadi 3,1%.

"BI melihat bahwa seandainya ada pertumbuhan kredit yang tidak kuat pada 2016 karena ekonomi dunia lemah dan juga kita tahu angka NPL sedikit meningkat dari 2,5% menjadi 3,1%. Namun, secara nett enggak tinggi, enggak lebih dari 1,5%," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved