Bos BEI Incar Posisi Dewan Komisioner OJK Bagian Pasar Modal
Jum'at, 10 Februari 2017 - 16:02 WIB
Bos BEI Incar Posisi Dewan Komisioner OJK Bagian Pasar Modal
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengaku mengincar posisi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bagian pasar modal. Jabatan itu saat ini bernama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal dan dijabat oleh Nurhaida.
(Baca: Bos BEI hingga Eks Stafsus SBY Lolos Seleksi DK OJK )
Tito menjelaskan, proses pencalonan dirinya sudah berjalan melewati tahap pertama. Awalnya malah hanya daftar untuk menemani Nurhaida.
"Nyalonin saja, sekarang sudah jalan semuanya. Enggak ketua target, kalau ngelamar, ngelamar apa? Ya gue ngelamar pasar modal, itu saja, cuma daftar saja nemenin Ibu (Nurhaida)," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Dia menuturkan, makalah yang jadi syarat pencalonan sudah masuk ke Panitia Seleksi (Pansel) Calon Dewan Komisioner OJK. Temanya persis ketika Tito mencalonkan sebagai direksi BEI.
"Makalah? Makalahnya sudah masuk dong. Kalau enggak masuk makalah, enggak lulus. Sama makalahnya, persis," kata Tito.
Sementara itu, dia tidak mau membahas terkait langkah-langkah Pansel termasuk soal masyarakat yang bisa mengomentari pencalonan itu. Menurutnya, sebagai calon tidak berhak masuk ke arah sana.
"Masyarakat dikasih kesempatan komentarin? Ya enggak tahu kan enggak ke gue. Ya enggak tahu, gue enggak boleh komentarin yang lain," tuturnya.
(Baca: Bos BEI hingga Eks Stafsus SBY Lolos Seleksi DK OJK )
Tito menjelaskan, proses pencalonan dirinya sudah berjalan melewati tahap pertama. Awalnya malah hanya daftar untuk menemani Nurhaida.
"Nyalonin saja, sekarang sudah jalan semuanya. Enggak ketua target, kalau ngelamar, ngelamar apa? Ya gue ngelamar pasar modal, itu saja, cuma daftar saja nemenin Ibu (Nurhaida)," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/2/2017).
Dia menuturkan, makalah yang jadi syarat pencalonan sudah masuk ke Panitia Seleksi (Pansel) Calon Dewan Komisioner OJK. Temanya persis ketika Tito mencalonkan sebagai direksi BEI.
"Makalah? Makalahnya sudah masuk dong. Kalau enggak masuk makalah, enggak lulus. Sama makalahnya, persis," kata Tito.
Sementara itu, dia tidak mau membahas terkait langkah-langkah Pansel termasuk soal masyarakat yang bisa mengomentari pencalonan itu. Menurutnya, sebagai calon tidak berhak masuk ke arah sana.
"Masyarakat dikasih kesempatan komentarin? Ya enggak tahu kan enggak ke gue. Ya enggak tahu, gue enggak boleh komentarin yang lain," tuturnya.
(izz)
Lihat Juga :