Kadin Kurang Setuju Yogyakarta Jadi Kota Industri

Senin, 13 Februari 2017 - 22:12 WIB
Kadin Kurang Setuju...
Kadin Kurang Setuju Yogyakarta Jadi Kota Industri
A A A
YOGYAKARTA - Rencana pembentukan kawasan industri dan peruntukan industri di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diharapkan mampu mendukung investasi di wilayah ini. Namun, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY mengaku kurang setuju dengan pengembangan wilayah ini menjadi kota industri.

Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi mengaku kurang setuju dengan pengembangan wilayah ini menjadi kota industri karena basis dari wilayah ini bukan industri. Karena sebetulnya DIY memiliki potensi sangat besar dalam bidang industri kreatif.

Sumber daya manusia di bidang industri kreatif di wilayah ini juga sangat melimpah. "Basiknya seharusnya industri kreatif. Bukan produksi berbasis massal," kata dia di Yogyakarta, Senin (13/2/2017).

Hanya saja, pembentukan kawasan industri dan peruntukan kawasan industri bisa tetap dilanjutkan. Karena kawasan tersebut tidak terlalu besar mengingat keterbatasan lahan di wilayah ini.

Meski sudah ada kawasan industri dan peruntukan kawasan industri, pemerintah harus bisa memberi stimulus lebih bagi industri kreatif.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkuat Wisata Industri,...
Perkuat Wisata Industri, Kawasan Industri Jababeka Bangun IndiaTechZone?
Warnai Pasar Kaos dan...
Warnai Pasar Kaos dan Totebag Anak Muda, Katote Hadir dengan Desain Unik Sarat Makna
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Pentingnya Kawasan Industri...
Pentingnya Kawasan Industri Mengadopsi Industri 4.0
Kawasan Pinggiran Banten...
Kawasan Pinggiran Banten Hadirkan Artbox untuk Kembangkan Industri Komunitas Kreatif
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
1 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
2 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
9 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
9 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved