Impor Gas Belum Tentu Mampu Turunkan Harga Gas

Kamis, 16 Februari 2017 - 18:31 WIB
Impor Gas Belum Tentu...
Impor Gas Belum Tentu Mampu Turunkan Harga Gas
A A A
JAKARTA - Impor gas yang akan dilakukan tiga tahun lagi dinilai belum tentu mampu menurunkan harga gas di dalam negeri. Hal ini dikarenakan masih banyak tahap yang dilalui setelah sampai ke Indonesia.

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, perlu ada kajian ulang atas rencana impor gas. Sebab, harganya tidak berbeda jauh dengan domestik.

"Tidak akan buat harga turun di level end user. Ada dua hal, pertama karena secara keseluruhan harga LNG itu bersaing di seluruh dunia. Kedua, LNG yang diimpor itu agar sampai ke end user ada tahapan shiping, regasifikasi, transmisi dan distribusi," ujar Kepala Divisi Komersialisasi Gas SKK Migas Sampe L Purba di Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Banyaknya biaya lain tersebut membuat pemerintah perlu mempertimbangkan biaya angkut harga gas industri. Target Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin harga gas USD6 dolar per MMBTU itu memang masih dapat diwujudkan dengan berbagai strategi.

"Harga itu bisa di indeks. Supaya gas turun USD6, itu harus di landed pricenya diperhitungkan," kata Sampe.

Dia menambahkan, melambungnya harga gas akibat faktor suplai chain atau rantai pasok dari penyedia hingga ke pengguna akhir. Contohnya, di Sumatera Utara harga gas sempat mencapai USD12 dolar per MMBTU.

"Penyebabnya itu biaya pasok. Jadi, murahnya impor di mana? Makanya kata saya impor tidak serta merta menurunkan harga," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Evaluasi Harga Gas Bumi
Gas Murah Industri Dipastikan...
Gas Murah Industri Dipastikan Lanjut, Berikut Skema Baru HGBT dan 7 Sektor Penerimanya
Subsidi Gas Industri...
Subsidi Gas Industri Perlu Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Penetapan Harga Gas...
Penetapan Harga Gas Bumi Harus Mengakomodasi Kepentingan Semua Pihak
Industri Digerujuk Gas...
Industri Digerujuk Gas Murah, Negara Dapat Apa?
Harga Gas Murah Belum...
Harga Gas Murah Belum Terserap Maksimal, Menperin: Saya Juga Tak Mengerti
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
3 menit yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
17 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
37 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
49 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
56 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved