OJK Tegaskan Industri Keuangan Indonesia dalam Kondisi Baik

Jum'at, 17 Februari 2017 - 20:35 WIB
OJK Tegaskan Industri...
OJK Tegaskan Industri Keuangan Indonesia dalam Kondisi Baik
A A A
JAKARTA - Rapat Dewan Komisioner (RDK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang kondisi stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia saat ini dalam kondisi normal. Indonesia baik-baik saja di tengah risiko yang berada dalam level manageable.

Kendati pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan membaik di 2017 dan mampu menjadi sentimen positif pergerakan pasar keuangan global, kekhawatiran kebijakan Trump memberikan sentimen negatif. Selain downside risk kebijakan Trump, pasar global juga terpapar beberapa risiko lain seperti Brexit, Euroscepticism dan capital outflow dari China.

Selain itu, didukung juga dengan kinerja IHSG yang bergerak relatif stabil dan hanya melemah tipis 0,05% dibandingkan penutupan 2016. Meski sempat mengalami tekanan jual yang relatif besar pada paruh pertama Januari didorong sentimen negatif Trump, tekanan net sell berangsur mereda di minggu terakhir seiring perbaikan harga komoditas dan rilis laporan keuangan sektor perbankan.

"Per Januari net sell investor nonresiden tercatat sebesar Rp1 triliun," ujar Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB Slamet Edy Purnomo melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Berbeda dengan pasar saham, pasar surat berharga negara (SBN) terpantau menguat. Yield SBN untuk tenor jangka pendek, menengah, maupun panjang turun masing-masing sebesar 54 bps, 26 bps, dan 10 bps. Per akhir Januari 2017 nonresiden membukukan net buy sebesar Rp19,7 triliun.

OJK memandang indikator kinerja intermediasi sektor jasa keuangan Desember 2016 mayoritas bergerak membaik. Dana Pihak Ketiga (DPK) Desember 2016 tumbuh sebesar 9,60% yoy, lebih tinggi dari November 2016 sebesar 8,40%.

"Pertumbuhan DPK ini juga meningkat dibanding tahun 2015 (7,26%). Namun, pertumbuhan kredit Desember 2016 turun dari 8,46% di November 2016 menjadi 7,87% yoy," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Gawat! Banyak Perusahaan...
Gawat! Banyak Perusahaan Mencatut Nama OJK, Ini Daftarnya
Resmi Jabat Ketua OJK,...
Resmi Jabat Ketua OJK, Mahendra Siregar Dorong Penguatan Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved