Harga Minyak Turun Tipis Tertekan Peningkatan Pengeboran AS

Sabtu, 18 Februari 2017 - 10:40 WIB
Harga Minyak Turun Tipis...
Harga Minyak Turun Tipis Tertekan Peningkatan Pengeboran AS
A A A
NEW YORK - Harga minyak turun tipis, dengan minyak mentah AS mengalami penurunan mingguan pertama dalam lima pekan. Hal ini karena pasar menimbang naiknya pengeboran AS dan catatan stok terhadap upaya produsen besar untuk memangkas produksi untuk mengurangi kekenyangan global.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/2/2017) harga minyak brent turun 16 sen atau 0,3% ke level USD55,81 per barel. Sementara harga minyak AS West Texas Intermediate (WTI) naik 4 sen ke level USD53,40 per barel.

Perusahaan energi AS menambahkan rig minyak selama sepekan, Baker Hughes mengatakan, memperpanjang pemulihan sembilan bulan dengan produsen didorong harga minyak mentah yang telah mengadakan sebagian besar lebih dari USD50 per barel sejak akhir November.

Secara global, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya, termasuk Rusia sepakat untuk menurunkan produksi hampir 1,8 juta barel per hari (bph) pada paruh pertama 2017.

Diperkirakan kepatuhan OPEC sekitar 90% dan Reuters melaporkan pada Kamis bahwa OPEC bisa memperpanjang perjanjian tersebut atau menerapkan pemotongan lebih dari Juli jika persediaan minyak mentah global gagal untuk menjatuhkan harga minyak.

"Ini menggembirakan bahwa mungkin tidak menjadi masalah enam bulan tapi salah satu masalah jika Anda melihat OPEC dan anggota lain pada dasarnya mengurangi pasokan dan produsen shale US keuntungan dari itu. Itu akan menghasilkan beberapa gejolak," kata Mark Watkins, manajer investasi di Bank US Swasta Client Group.

"Pada titik tertentu, itu akan sulit bagi perjanjian yang tinggal di tempat ketika negara-negara anggota dapat menelusuri lebih banyak dan membuat lebih banyak uang," tuturnya.

WTI berakhir pekan ini turun 1% dan Brent turun 2% untuk. Harga minyak rata-rata sekitar USD1,30 per barel sepanjang tahun ini. Bensin berjangka AS berakhir hampir 1% lebih rendah, dengan penyebaran bensin retak, indikator kunci dari margin penyulingan, merosot lebih dari 11% di awal hari ke posisi terendah dalam satu tahun.

Meningkatnya produksi AS membantu meningkatkan persediaan minyak mentah dan bensin ke rekor tertinggi pekan lalu, di tengah goyah pertumbuhan permintaan untuk bahan bakar kendaraan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
24 menit yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
51 menit yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
1 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
1 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
2 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
2 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved