Pasar Modal Diklaim Tak Pernah Terpengaruh Pilkada

Senin, 20 Februari 2017 - 12:32 WIB
Pasar Modal Diklaim...
Pasar Modal Diklaim Tak Pernah Terpengaruh Pilkada
A A A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menunjukkan tren penguatan, menjadi buktinya tidak terpengaruhnya pasar modal Tanah Air oleh perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Direktur Utama (Dirut) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menegaskan, pesta demokrasi tidak berpengaruh banyak ke pasar saham, yang menurutnya sorotan justru kepada pergerakan suku bunga.

"Politik lokal enggak ngaruh dari 2004 sampai periode 2019, enggak pernah pengaruh. Indeks sudah kuat, ke depan bukan karena politik tapi ekonomi global yang lebih pengaruh suku bunga masih sebaiknya seperti ini atau lebih rendah," ujarnya di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, Senin (20/2/2017).

Lebih lanjut dia menjelaskan, investor tentu ingin berinvestasi dengan imbal hasil yang tinggi seperti melalui pasar saham. Sehingga diharapkan tingkat keuntungan bisa di atas 10%. "Karena dampak investasi di pasar saham bagus, imbal hasil 10%. Mau enggak mau ke saham, bursa bisa mampu realisasi akses perusahaan go public, sehingga orang luar Jakarta gampang go public," katanya.

BEI, kata dia, akan terus mengejar perusahaan untuk dapat mencatatkan saham perdana di pasar modal Indonesia. Caranya dengan memperkuat infrastruktur dan menyiapkan aturan main yang sesuai.

"Jumlah listed nambah ini yang kita kejar. Start-up, UKM penting, start-up persiapkan mereka dengan inkubator bursa buat infrastruktur, aturan main, sehingga likuiditas perusahaan yang belum besar bisa tegaransi," pungkasnya.

Tercatat IHSG pagi tadi berhasil dibuka naik ke level 5.359,65 dengan tambahan sebesar 8,72 poin atau setara dengan 0,16%. Penguatan pasar saham Tanah Air di tengah mayoritas bursa utama Asia yang memerah pagi ini. Pada perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG ditutup jatuh 27,07 poin atau 0,50% ke level 5.350,93. Hal tersebut seiring dengan memerahnya bursa saham Asia.

Sementara, sektor saham dalam negeri variatif, sektor dengan menguat tertinggi adalah aneka industri yang naik 0,49%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor perdagangan yang turun 0,91%. Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3 miliar dengan 1 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing Rp81,57 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp2,52 milair dan aksi beli asing mencapai Rp2,60 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Besok 5 Perusahaan Ini...
Besok 5 Perusahaan Ini Berebutan Cari Duit di Pasar Modal
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
BEI Perpanjang Laporan...
BEI Perpanjang Laporan Keuangan Emiten
Mendekatkan Masyarakat...
Mendekatkan Masyarakat ke Pasar Modal, Capital Market and Expo Summit 2023 Dibuka
Ini Jajaran Baru Komisaris...
Ini Jajaran Baru Komisaris BEI Periode 2020-2023, Salah Satunya Keponakan Luhut
Harapan 28 Tahun Perjalanan...
Harapan 28 Tahun Perjalanan Bursa Efek Indonesia Jadi Pilar Memajukan Ekonomi
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
3 menit yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
14 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
17 menit yang lalu
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
25 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
53 menit yang lalu
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
1 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved