Gabung AEoI, Sri Mulyani Sebut Wajib Pajak Sulit Menghindar

Rabu, 22 Februari 2017 - 21:55 WIB
Gabung AEoI, Sri Mulyani...
Gabung AEoI, Sri Mulyani Sebut Wajib Pajak Sulit Menghindar
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana mengimplementasikan pertukaran informasi di bidang jasa keuangan dan perpajakan atau Automatic Exchange of Information (AEoI). Rencana ini bakal diwujudkan pada September 2018. Dengan demikian, Indonesia bergabung dengan 101 negara lain di dunia yang juga mengimplementasikan sistem AEoI.

Implementasi ini juga sebagai momentum untuk melakukan reformasi sistem informasi keuangan, terutama perbaikan sistem informasi perpajakan.

Dengan database perpajakan yang lebih komprehensif, akan bermanfaat bagi upaya peningkatan rasio pajak di Indonesia, mendorong kepatuhan pajak secara sukarela, serta mencegah penghindaran dan penggelapan pajak.

Menuju ke arah tersebut, pemerintah terus melakukan persiapan untuk memenuhi berbagai peraturan-peraturan dalam AEoI.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dengan mengikuti sistem tersebut, maka kecil kemungkinan wajib pajak untuk bisa menghindari perpajakan di satu negara.

“Ini merupakan suatu kebijakan global yang disepakati lebih dari 101 negara untuk bersama-sama saling memberikan informasi, terutama informasi mengenai perpajakan. Sehingga tidak dimungkinkan lagi atau kecil kemungkinan dari wajib pajak bisa menghindari perpajakan di satu negara,” kata Sri Mulyani kepada wartawan usai Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (22/2/2017) sore.

Berkaitan hal tersebut, Menkeu masih mengkaji mengenai mekanisme yang disepakati bersama tentang siapa dan apa lembaga yang terlibat dalam mengatur pertukaran informasi tersebut, apakah oleh lembaga jasa keuangan atau oleh Direktorat Jenderal Pajak. “Kami tadi melaporkan kepada Rapat Terbatas, mengenai persiapan-persiapan itu,” ujarnya.

Menurut Menkeu yang mungkin menjadi suatu kendala adalah masih adanya pasal kerahasiaan nasabah pada undang-undang di perbankan, perbankan syariah maupun pasar modal.

Oleh karena itu, pemerintah akan mengupayakan berbagai cara untuk memasukkan berbagai pasal di KUP (Ketetuan Umum Perpajakan) agar akses informasi untuk urusan perpajakan bisa diperkuat. Sehingga pemerintah bisa memenuhi persyaratan dalam AEoI.

Mengenai pertanyaan apakah dengan diberlakukannnya AEoI, maka tidak ada lagi wajib pajak yang bermain dengan kewajiban pajaknya atau menaruh uangnya di luar negeri, Sri Mulyani mengatakan, bahwa jika mereka mau menempatkan uangnya di negara mana pun mereka telah menjadi subjek dari automatic exchange of information.

“Dalam hal ini tidak ada lagi bisa seseorang yang misalnya membuka account di luar negeri, misalnya di negara ASEAN, Eropa atau di Amerika, maka rahasia dari data tersebut tidak akan diberikan,” terang Sri Mulyani seraya menambahkan, bahwa negara-negara tersebut juga sekarang sudah ikut dalam AEoI.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dikritik Soal Pajak,...
Dikritik Soal Pajak, Sri Mulyani Maju Terus Pantang Mundur
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Kick Off Sosialisasi...
Kick Off Sosialisasi UU HPP, Sri Mulyani: Reformasi Pajak Dibutuhkan
Sri Mulyani Beberkan...
Sri Mulyani Beberkan Akal Bulus Perusahaan Hindari Pajak
Masih Seret, hingga...
Masih Seret, hingga Agustus Penerimaan Pajak Minus 15,6%
Sri Mulyani Kantongi...
Sri Mulyani Kantongi Rp3,92 Triliun dari Pajak Digital
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
20 menit yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
33 menit yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
55 menit yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
1 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Timnas AMIN Ingin Hadirkan...
Timnas AMIN Ingin Hadirkan Sri Mulyani dan Tri Rismaharini di MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved