Dow Jones Tembus Level 21.000 Usai Pidato Donald Trump

Kamis, 02 Maret 2017 - 08:38 WIB
Dow Jones Tembus Level...
Dow Jones Tembus Level 21.000 Usai Pidato Donald Trump
A A A
JAKARTA - Wall Street pada perdagangan kemarin waktu setempat berakhir lebih segar saat Dow Jones tembus level 21.000 untuk pertama kalinya. Catatan positif ini setelah Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya di depan kongres menebar optimisme dan para investor meyakini kenaikan suku bunga acuan AS akan segera terjadi.

Tiga indeks utama bursa saham melonjak lebih dari1,3% untuk kemudian ditutup pada rekor tertinggi. Trump pada tengah pekan kemarin mengatakan ingin meningkatkan perekonomian Amerika dengan pajak dan bakal mengucurkan dana sebesar USD1 Triliun ke Infrastruktur untuk membantu Wall Street lebih tinggi.

Meski begitu Trump yang kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial membuat banyak investor khawatir. Dia mungkin harus berjuang mendorong agendanya kepada kongres yang enggan untuk memperlebar defisit anggaran pemerintah.

Indeks keuangan S & P pada perdagangan kemarin melonjak 2,84%, mengalahkan 10 sektor utama lainnya. Pernyataan pejabat The Fed (Bank Sentral AS) yang mengisyaratkan kenaikan suku bunga bulan ini juga memberikan dorongan.

Dow Jones Industrial Average (DJI) berakhir melompat mencapai 1,46% ke level 21.115,55, sementara S & P 500 reli 1,37% menjadi 2.395,96. Komposit Nasdaq juga mengalami kenaikan sebesar 1,35%menjadi 5.904,03.

Tercatat tujuh dari 11 sektor utama S & P memperoleh tambahan lebih dari 1%, termasuk sektor energi. SPNY, 2,05%. Sekitar 8,1 miliar saham diperdagangkan untuk menjadi yang terbesar sepanjang 2017 atau jauh di atas rata-rata harian 6,9 miliar selama 20 sesi perdagangan, menurut data Thomson Reuters.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
7 jam yang lalu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
7 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
7 jam yang lalu
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
8 jam yang lalu
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
8 jam yang lalu
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
8 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved