Dukung Program 35.000 MW, Saratoga Dirikan SMK Ketenagalistrikan

Kamis, 02 Maret 2017 - 19:10 WIB
Dukung Program 35.000...
Dukung Program 35.000 MW, Saratoga Dirikan SMK Ketenagalistrikan
A A A
JAKARTA - Dalam upaya konkret untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan program listrik 35.000 megawatt (MW), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (Saratoga) mendukung Yayasan Ora et Labora dalam pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Program Teknik Ketenagalistrikan swasta pertama di Indonesia.

Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Jerry Ngo menjelaskan, inisiatif Saratoga dalam program ini karena adanya kebutuhan yang semakin meningkat akan tenaga kerja terampil di sektor pembangkit tenaga listrik. Program ini juga sejalan dengan pilar tanggung jawab sosial Saratoga, salah satunya fokus pada pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Investasi di bidang pendidikan akan menciptakan masyarakat yang lebih berkualitas dan dapat berkontribusi positif terhadap pembangunan negara. Saratoga melalui perusahaan investasinya yang bergerak di bidang ketenagalistrikan dan industri pembangkit tenaga listrik secara umum ikut berperan aktif dalam menciptakan kurikulum dan pemantauan proses pembelajaran di SMK Teknik Ketenagalistrikan Ora et Labora.

Hal tersebut untuk memastikan program yang dijalankan dan lulusannya sesuai kebutuhan sektor pembangkit tenaga listrik. Keterlibatan perusahaan investasi Saratoga akan diperluas dengan lebih banyak kemitraan dengan perusahaan lain di sektor pembangkit tenaga listrik.

"Kurikulum yang akan diterapkan berbasis industri dengan sarana pelatihan menggunakan peralatan industri yang mendekati sebenarnya. Selain itu, siswa akan mendapatkan sertifikat dari pemerintah dan pelaku industri yang akan bermitra dengan SMK OeL untuk meningkatan standar kualitas mereka," ujar Jerry dalam rilisnya, Kamis (2/3/2017).

Dia menuturkan, sebagai perusahaan investasi aktif di Indonesia, Saratoga ingin mengambil peran di depan dalam mempersiapkan tenaga-tenaga terdidik berkualitas di sektor kelistrikan. "Kami percaya dengan standar dan kualitas tenaga pengajar dan kurikulum yang dijalankan. SMK ini akan menjadi salah satu yang terbaik dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," tutur dia.

SMK ini diharapkan dapat memenuhi permintaan industri yang semakin meningkat akan operator terlatih dan berkualitas, termasuk dari grup Saratoga terdapat beberapa perusahaan investasi yang membutuhkan tenaga kerja terampil ini, seperti Adaro Power, Medco Power Indonesia, Paiton Energy dan Tenaga Listrik Gorontalo.

Ketua Yayasan Ora et Labora, Sandi Rahaju menjelaskan, pendirian SMK Program Teknik Ketenagalistrikan Ora et Labora ini langkah penting untuk menyiapkan SDM berkualitas di sektor ketenagalistrikan, khususnya keahlian pembangkit tenaga listrik (power plant).

Apalagi, dengan kebutuhan listrik nasional yang terus meningkat, ketersediaan SDM yang memahami dan menguasai sektor kelistrikan menjadi sangat penting. Sejalan dengan program listrik pemerintah 35 ribu MW, kebutuhan SDM di bidang kelistrikan sangat besar.

Pemerintah memperkirakan kebutuhan tenaga profesional di bidang kelistrikan mencapai 3,65 juta orang. Melalui proyek-proyek pembangunan pembangkit listrik, kebutuhan tenaga kerja tidak langsung mencapai sekitar 3 juta orang dan tenaga kerja langsung sebanyak 650 ribu orang.

Kami bersyukur SMK Program Teknik Ketenagalistrikan hasil kerja sama antara Yayasan Ora et Labora dan Saratoga ini segera terwujud. SMK ini akan terbuka untuk umum dan semoga dapat menjadi bagian dari solusi pemerintah dalam memperkuat sektor kelistrikan di Indonesia," tutur Sandi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Emiten Sandiaga Uno...
Emiten Sandiaga Uno Saratoga Tebar Dividen Rp298 M Meski Rugi Rp10 T
Emiten Milik Sandiaga...
Emiten Milik Sandiaga Uno Akan Tebar Dividen Rp298,42 Miliar, Cek Jadwalnya
Hari Ini Sandiaga Uno...
Hari Ini Sandiaga Uno Kantongi Dividen Rp218 Miliar dari SRTG
Banyak Aksi Korporasi,...
Banyak Aksi Korporasi, Saham Saratoga Diramal Bakal Melesat
Laba Tembus Rp24,9 Triliun,...
Laba Tembus Rp24,9 Triliun, Emiten Sandiaga Uno Bagi Dividen Rp814 Miliar
Empat Emiten Buyback...
Empat Emiten Buyback Saham, Saratoga Disebut Paling Menarik
Berita Terkini
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
3 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
20 menit yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
31 menit yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
1 jam yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
1 jam yang lalu
Infografis
Anggap Zelensky Tidak...
Anggap Zelensky Tidak Populer, Trump Dukung Pemilu di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved