Banyak Aksi Korporasi, Saham Saratoga Diramal Bakal Melesat

Jum'at, 16 April 2021 - 17:27 WIB
loading...
Banyak Aksi Korporasi,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Saratoga Investama Tbk (SRTG) terlihat agresif menjalankan sejumlah aksi korporasi. Setelah berniat melakukan buyback saham senilai Rp150 miliar dan melakukan stock split saham, dengan rasio pemecahan saham 1 banding 5 (1:5), Saratoga kembali meningkatkan kepemilikan sahamnya sebanyak 4,34% di PT Mitra Pinastika Mustika Tbk (MPMX).

Buyback saham Saratoga dilakukan sebanyak-banyaknya 0,92% saham dari modal disetor atau maksimum hingga 25 juta lembar saham akan dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB pada 28 April 2021 sampai RUPS selanjutnya yang akan diadakan paling lambat pada 30 Juni 2022.

Saratoga menyatakan bahwa pembelian saham maksimal sebanyak 0,92% dilakukan seiring dengan keyakinan bahwa harga saham belum mencerminkan kinerja yang sesungguhnya. ( Baca juga:Aset Negara yang Disita dari Trah Cendana Bakal Dikelola Pemerintah )

Berbagai aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan investasinya. Apalagi di tengah pandemi banyak peluang yang masih dapat dioptimalkan oleh Saratoga. Strategi Saratoga fokus berinvestasi pada perusahaan early-stage, growth-stage dan special situation opportunities.

Dalam pandangan Fendi Susiyanto, analis pasar modal dari Finvesol Consulting, berbagai aksi korporasi yang dilakukan Saratoga berpotensi besar menciptakan nilai tambah (creating value added) dan menjadikan prospek investasi di saham ini akan semakin menarik. Apalagi secara fundamental harga saham berkode SRTG ini masih tergolong undervalued atau di bawah harga wajarnya.

Strategi Saratoga yang fokus pada perusahaan yang sedang bertumbuh (growth-stage) atau mengawali pertumbuhan (early stage) pada tiga sektor utama yang prospektif dengan target Internal rate of return (IRR) diatas 20% per tahun, dinilai Fendi, merupakan strategi yang baik untuk meningkatkan nilai perusahaan secara cepat dan sustain.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Rekomendasi
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Penglihatan Kabur Belum...
Penglihatan Kabur Belum Tentu Katarak, Bisa Jadi Retinopati Diabetik
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Berita Terkini
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved