Freeport Tak Lagi Jadi Prioritas Pemerintah

Rabu, 08 Maret 2017 - 16:11 WIB
Freeport Tak Lagi Jadi...
Freeport Tak Lagi Jadi Prioritas Pemerintah
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji tidak akan memprioritaskan kepentingan PT Freeport Indonesia dalam mencari jalan keluar permasalahan kontrak Freeport. Kepentingan masyarakat Papua akan menjadi poin utama dalam proses tersebut.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Teguh Pamudji saat melakukan audiensi dengan masyarakat Papua dari Suku Amungme dan Suku Kamoro di kantor Kementerian ESDM dalam pembahasn terkait Freeport.

"Kami tidak melihat kepentingan Freeport, tapi kepentingan Papua secara keseluruhan," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Setelah mendengar aspirasi dan keluhan dari masyarakat, Teguh mengaku sedih dan marah atas kondisi yang ada di Papua saat ini. Dia menegaskan, akan menindaklanjuti aspirasi tersebut agar bisa diselesaikan bersama.

(Baca: Masyarakat Papua ke Jakarta Tuntut Pemerintah Tutup Freeport )

"Kemarin dapat info dari Komnas HAM, hari ini dari bapak ibu. Ini jadi bekal. Jam satu kami akan berbicara lagi dengan Freeport. Semuanya akan kami bawa dan disampaikan untuk Freeport," imbuh dia.

Teguh meminta masyarakat Papua untuk bersabar dan memberikan waktu kepada pemerintah untuk berunding dengan raksasa tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

"Tapi percalah kita akan berpihak pada kepentingan kita semua. Termasuk untuk suku Kamoro dan Amungme. Berilah kami kepercayaan," tegasnya.

Staf Khusus bidang Komunikasi Kementerian ESDM Hadi M Djuraid menambahkan, kisruh yang terjadi di Freeport akan menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan perbaikan secara keseluruhan. Tidak hanya soal kontrak karya dan divestasi saham, namun juga mengenai keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pertambangan di Tanah Air.

"Bagaimana masyarakat Amungme dan Kamoro sebagai pewaris sah bisa terlibat dan jadi pihak yang diuntungkan, memperoleh manfaat dari apa yang diusahakan di sana. Kita akan usahakan ini jadi momentum penyelesaian yang sifatnya menyeluruh. Masyarakat tidak akan diposisikan jadi penonton saja, apalagi jadi korban," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
21 menit yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
41 menit yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
1 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved