Pengaruh Kenaikan Tarif Listrik terhadap Inflasi Hanya Sesaat

Kamis, 09 Maret 2017 - 11:10 WIB
Pengaruh Kenaikan Tarif...
Pengaruh Kenaikan Tarif Listrik terhadap Inflasi Hanya Sesaat
A A A
YOGYAKARTA - Pada Februari, kenaikan tarif listrik menjadi penyumbang terbesar inflasi di DIY. Hanya saja, Bank Indonesia (BI) menyebutnya tidak akan berlangsung lama. Mereka menganggap kenaikan tarif listrik sebagai kejutan temporer, hanya sesaat setelah adanya perubahan tarif tersebut.

Kepala Perwakilan BI Yogyakarta Budi Hanoto mengatakan, pengaruh kenaikan tarif listrik terhadap inflasi tidak akan berlangsung lama. Karena selang beberapa waktu usai kenaikan, nanti kondisi akan kembali menyesuaikan.

Namun dia mengakui, kenaikan tarif listrik ini membuat ekspektasi masyarakat menjadi tinggi. "Kalau listrik naik, pasti yang dibayangkan masyarakat harga-harga jadi naik," tuturnya, Kamis (9/3/2017).

Karena itu, BI akan berusaha untuk meredam anggapan atau ekspektasi masyarakat tersebut agar tidak berkembang menjadi liar. Pihaknya akan mencoba melakukan komunikasi ke berbagai stakeholder untuk meredam isu kenaikan tarif listrik tersebut.

Langkah kedua yang perlu dilakukan adalah dengan menganjurkan masyarakat berperilaku hemat dalam menggunakan listrik. Penghematan ini perlu dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Karena, ketika ada kenaikan tarif listrik maka akan ada sisi atau barang lain yang harus dikorbankan.

"Karena listrik naik, otomatis alokasi anggaran untuk bayar listrik lebih besar. Biasanya ada pos atau sektor lain yang dikurangi porsinya," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga mewaspadai komponen inflasi yang terdampak, yaitu dampak rambatannya. BI mewaspadai kenaikan tarif listrik ini terhadap kenaikan ongkos produksi ataupun kenaikan tarif sewa kos-kosan. Tarif kos-kosan di DIY selama ini juga menjadi saah satu penyumbang inflasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarif Listrik Kalangan...
Tarif Listrik Kalangan Atas Naik, Orang Miskin yang Kena Setrumnya
Inflasi Ramadan Tembus...
Inflasi Ramadan Tembus 1,65%, Dipicu Kenaikan Tarif Listrik dan Bumbu Dapur
Tarif Listrik 3.500...
Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas Naik Mulai 1 Juli 2022, ESDM: Dampak Inflasinya Kecil
Asumsi Inflasi 1,5-3,5%...
Asumsi Inflasi 1,5-3,5% di 2025, Ekonom Wanti-wanti Harga BBM dan Listrik
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
14 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
45 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved