Menteri Rini Yakin BUMN Mampu Serap Saham Freeport
Jum'at, 10 Maret 2017 - 13:28 WIB
Menteri Rini Yakin BUMN Mampu Serap Saham Freeport
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meyakini bahwa perusahaan BUMN siap untuk menyerap divestasi saham PT Freeport Indonesia. Di mana Freeport diwajibkan melepas sebagian sahamnya sebesar 51% ke pemerintah.
Menurutnya, BUMN siap jika ditugaskan untuk mengambil divestasi saham perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Bahkan, Rini pun optimistis bahwa perusahaan BUMN mampu melakukannya.
"Kalau valuasinya ya kalau kita diberi tugas, BUMN kita mampu," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/3/2017).
Sebelum itu terjadi, lanjut dia, proses yang sedang berlangsung antara Freeport dengan pemerintah terkait kontrak masih harus diselesaikan. Pihaknya masih menunggu hasilnya tuntas.
"Ya kita tunggu saja, masih menunggu. Ini semua kan proses, secara hukumnya dan lain-lain, kita tunggu saja," kata dia.
Menurutnya, proses divestasi secara teknis ada di tangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). BUMN baru akan mengeksekusi setelah prosesnya selesai di ESDM.
"Kalau divestasi itu kan pemerintah ya dalam hal ini kalau kita bicara menteri teknisnya Kementerian ESDM," tutur Rini.
Menurutnya, BUMN siap jika ditugaskan untuk mengambil divestasi saham perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Bahkan, Rini pun optimistis bahwa perusahaan BUMN mampu melakukannya.
"Kalau valuasinya ya kalau kita diberi tugas, BUMN kita mampu," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/3/2017).
Sebelum itu terjadi, lanjut dia, proses yang sedang berlangsung antara Freeport dengan pemerintah terkait kontrak masih harus diselesaikan. Pihaknya masih menunggu hasilnya tuntas.
"Ya kita tunggu saja, masih menunggu. Ini semua kan proses, secara hukumnya dan lain-lain, kita tunggu saja," kata dia.
Menurutnya, proses divestasi secara teknis ada di tangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). BUMN baru akan mengeksekusi setelah prosesnya selesai di ESDM.
"Kalau divestasi itu kan pemerintah ya dalam hal ini kalau kita bicara menteri teknisnya Kementerian ESDM," tutur Rini.
(izz)
Lihat Juga :