Pemerintah Diminta Balas Perlakuan Eropa terhadap Sawit RI

Minggu, 12 Maret 2017 - 19:22 WIB
Pemerintah Diminta Balas...
Pemerintah Diminta Balas Perlakuan Eropa terhadap Sawit RI
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhapi) mengaku tidak terima dengan hasil voting parlemen Uni Eropa (UE) yang menyebutkan bahwa sawit menyebabkan deforestasi, degradasi habitat, masalah hak azasi manusia, standar sosial. Karena itu, pemerintah diminta membalas perlakuan Eropa tersebut.

Ketua Umum Perhapi Bayu Krisnamurthi berharap, pemerintah dan DPR dapat melakukan langkah politik yang sama terhadap Uni Eropa. Karena baginya, tindakan Uni Eropa tersebut merupakan kampanye hitam yang dapat menciptakan citra buruk terhadap produk sawit Indonesia.

"Diharapkan pemerintah dan DPR karena yang voting itu parlemen Eropa, dapat melakukan langkah politik serupa," katanya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (12/3/2017).

Dia menjelaskan, pemerintah perlu menyampaikan keberatan terhadap hasil voting tersebut. Selanjutnya, pemerintah juga harus memberikan ketentuan serupa terhadap produk-produk dari Uni Eropa.

"Misalnya, semua wine atau produk susu seperti keju atau kosmetik harus bersertifikat dengan sertifikat yang ditetapkan Indonesia," ujar Bayu.

Diberitakan sebelumnya, produk sawit Indonesia kembali dipersulit untuk masuk Uni Eropa. Hal ini terjadi usai Parlemen Eropa, Komite Lingkungan, Kesehatan Masyarakat dan Keamanan Pangan melakukan voting terkait hal tersebut.

Hasil voting menyepakati bahwa sawit menyebabkan deforestasi, degradasi habitat, masalah hak azasi manusia, standar sosial yang tidak patut dan masalah tenaga kerja anak. Implikasi dari laporan tersebut bisa saja menghentikan penggunaan minyak sawit dari program biodiesel Eropa pada 2020.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Jadi Faktor...
Indonesia Jadi Faktor Penentu Pembentukan Harga CPO Dunia
Ramalan 2022: Produksi...
Ramalan 2022: Produksi Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia Bakal Meningkat
Dongkrak Harga TBS,...
Dongkrak Harga TBS, DMO dan DPO Sawit Perlu Segera Dicabut
Gapki Catat Produksi...
Gapki Catat Produksi CPO Naik 9,2% Jadi 4,5 Juta Ton di Oktober 2023
GAPKI Dorong Industri...
GAPKI Dorong Industri Sawit Jadi Andalan Hadapi Potensi Krisis 2023
Ambles 17,49% Sepekan,...
Ambles 17,49% Sepekan, Harga CPO Naik Tipis Hari Ini
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
1 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
2 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
2 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
2 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
2 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved