Rupiah Terus Bergerak Menguat Saat USD Lesu atas Euro

Senin, 13 Maret 2017 - 10:16 WIB
Rupiah Terus Bergerak...
Rupiah Terus Bergerak Menguat Saat USD Lesu atas Euro
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini melanjutkan penguatan pada sesi pembukaan. Penguatan rupiah ini di tengah menguatnya euro terhadap USD.

Data Bloomberg pagi ini juga dibuka menguat di level Rp13.359/USD dari penutupan sebelumnya di level Rp13.376/USD. Data Bloomberg menunjukkan rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.350-Rp13.372/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.364/USD. Posisi ini menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.393/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah terlihat melemah ke level Rp13.410/USD dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.395/USD.

Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini melemah ke level Rp13.376/USD dibanding akhir pkena kemarin dilevel Rp13.357/USD. Namun, pada pada pukul 10.00 WIB bergerak menguat ke level Rp13.3.358/USD dengan kisaran Rp13.346-Rp13.376/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/3/2017), euro naik tipis mendekati level tertinggi dalam satu bulan terhadap USD di perdagangan Asia hari ini, setelah beberapa pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa mengangkat kemungkinan menaikkan suku bunga sebelum pembelian obligasi.

Euro naik 0,1% ke level 1,0691, setelah naik setinggi 1,0699 per USD pada Jumat kemarin, level tertinggi sejak 9 Februari. Beberapa anggota Dewan Pemerintahan ECB membahas kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan pekan lalu, namun pembicaraan tentang hal ini tidak menerima dukungan luas.

Keuntungan euro terbatas atas harapan bahwa Federal Reserve AS (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan dua hari yang berakhir pada Rabu.

Selain itu, USD stabil terhadap yen di level 114,86, di bawah level tinggi yang terjadi pada Jumat di level 115,50, tertinggi sejak 19 Januari.

Indeks USD yang melacak mata uang AS terhadap enam rival utama tetap stabil di level 101,26, di atas sesi yang rendah pada Jumat di posisi 101,17, atau terendah sejak 28 Februari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
27 menit yang lalu
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
1 jam yang lalu
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
2 jam yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
2 jam yang lalu
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
2 jam yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved