BI Genjot Laporan Keuangan lewat Aplikasi Akuntansi Usaha Kecil

Selasa, 14 Maret 2017 - 14:21 WIB
BI Genjot Laporan Keuangan...
BI Genjot Laporan Keuangan lewat Aplikasi Akuntansi Usaha Kecil
A A A
YOGYAKARTA - Bank Indonesia (BI) berusaha mendorong kemajuan Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Salah satunya dengan menciptakan Sistem Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (Si Apik). Sebuah sistem yang berguna mencatat transaksi keuangan dan laporan keuangan masing-masing pelaku.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Yogyakarta Budi Hanoto mengatakan, selama ini kalangan UMK selalu mengeluh kesulitan dalam hal mengakses permodalan dari lembaga keuangan. Kendala tersebut salah satunya adalah penerapan manajemen pengelolaan keuangan yang belum profesional dan best practice.

"Karena administrasi belum bagus, maka bank sering tidak meloloskan permohonan pinjaman modal mereka," terangnya ketika menggelar acara pelatihan komunitas Bukalapak di Gedung BI Yogyakarta, Selasa (14/3/2017).

Selama ini, menurut dia UMK masih kesulitan menyajikan laporan keuangan yang handal dan memadai. UMK biasanya hanya mengandalkan administrasi manual dan tidak bisa membuat laporan keuangan sehingga seringkali tidak mengetahui secara pasti keuntungan dan kerugian. Hal tersebut diperparah dengan belum ada pemisahan antara uang pribadi dengan uang usaha.

Oleh karena itu, BI berusaha melakukan inovasi menciptakan sebuah aplikasi yang berguna untuk mencatat transaksi keuangan. Pihaknya juga menyediakan laporan keuangan yang telah distandarisasi oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) bekerja sama dengan Bank Indonesia. Di samping itu, Si Apik juga menjadi aplikasi standar baru dan pernyataan standar akuntansi keuangan.

"Aplikasi ini juga sudah sesuai standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik,"terangnya.

DIY saat ini menjadi salah satu pilot project penerapan sistem ini. Karena seperti diketahui, DIY dikenal berbasis UMKM sehingga jumlah UMKMnya sangat banyak. Karenanya, BI terus melakukan penyempurnaan ketika mendapat masukan dari para user atau pengguna aplikasi ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Mandiri UKM Center Dekatkan...
Mandiri UKM Center Dekatkan Perbankan dan Pelaku Usaha Kecil
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Teten Masduki ingin...
Teten Masduki ingin UKM di Bali Naik Kelas
Keren, 20 UKM Siap Produksi...
Keren, 20 UKM Siap Produksi Merchandise Resmi G20 Indonesia
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Berita Terkini
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
54 menit yang lalu
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1 jam yang lalu
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
1 jam yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
2 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
2 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
Jurusan yang Lulusannya...
Jurusan yang Lulusannya Banyak Dibutuhkan Kementerian Keuangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved