Pasar Berharap DK OJK Baru Bawa Indonesia ke Pasar Asia

Selasa, 14 Maret 2017 - 22:42 WIB
Pasar Berharap DK OJK...
Pasar Berharap DK OJK Baru Bawa Indonesia ke Pasar Asia
A A A
JAKARTA - Chief Economist CIMB Niaga Adrian Panggabean mengatakan, dengan terpilihnya anggota DK OJK yang baru, para pelaku pasar umumnya berharap bahwa kedepannya Indonesia bisa menjadi salah satu pusat industri keuangan terpenting di Asia. Pelaku pasar juga ingin melihat industri perbankan yang sehat, kokoh, namun dinamis dalam menangkap peluang bisnis global.

"Selain itu, pelaku pasar ingin bisa berkiprah dalam industri pasar modal, investasi, dan asuransi, yang bukan hanya teregulasi dengan baik namun juga industri yang mampu menciptakan produk-produk keuangan yang canggih namun aman dan inklusif sesuai dengan pesat naiknya kebutuhan akan produk-produk finansial yang lebih beragam," jelas dia saat dihubungi KORAN SINDO, Selasa (14/3/2017).

Dengan demikian, diharapkan akan lahirnya mekanisme pembebanan iuran jasa keuangan yang tidak membebani industri.

Senior Economic Analyst Kenta Institute Eric Alexander Sugandi menilai, ada beberapa kandidat yang kurang punya latar belakang praktisi untuk tangani Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

"Saya lihat kurang calon yang mempunyai latar belakang praktisi untuk tangani IKNB. Namun saya percaya 21 nama ini kredibel dan punya kapabilitas jika terpilih," kata dia.

Akan tetapi, lanjutnya, seandainya para kandidat tersebut belum cukup pengalaman di bidang tugasnya, mereka (kandidat DK OJK) mempunyai banyak staf birokrasi OJK yang bisa membantu transfer pengetahuan.

"Jadi saya tidak terlalu khawatir soal background," imbuhnya. Tetapi yang jelas, sambung Eric, dengan dimasukkannya profesional non-partisan, OJK nantinya diharapkan bisa lebih independen dari tekanan pemerintah dan parlemen dalam lakukan fungsi sebagai regulator.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
58 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved