Waspadai Potensi Pelemahan Rupiah Jelang Keputusan The Fed
Rabu, 15 Maret 2017 - 08:28 WIB
Waspadai Potensi Pelemahan Rupiah Jelang Keputusan The Fed
A
A
A
JAKARTA - Penilaian masih belum berubah, di mana perlu diwaspadai potensi kenaikan dolar Amerika Serikat (USD) menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Meski banyak investor yakin, namun tidak jarang dijadikan ajang spekulasi seiring belum adanya bukti kepastian Ketua The Fed, Janet Yellen akan menaikan suku bunga.
Atas dasar itu, perlu untuk mewaspadai potensi pelemahan lanjutan, terutama jelang pertemuan FOMC di mana pergerakan rupiah dapat berfluktuasi lebih tinggi seiring maraknya aksi spekulasi USD.
"Tetap cermati dan antisipasi berbagai sentimen yang dapat berpengaruh pada berubahnya arah pergerakan rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (15/3/2017).
Reza memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.386/USD dan resisten Rp13.330/USD.
Sementara, kian dekatnya pertemuan FOMC membuat pergerakan laju USD semakin menguat. Pelaku pasar kian hari semakin terlihat khawatir terkait keputusan The Fed nantinya meskipun mereka merasa yakin The Fed akan menaikan suku bunganya.
Pernyataan Yellen di beberapa pekan lalu yang ambigu membuat pelaku pasar bersikap skeptic, namun juga terlihat seolah-olah yakin akan kenaikan tersebut.
"Di sisi lain, pelaku pasar juga melihat pergerakan EUR yang cenderung flat setelah sejumlah petinggi ECB mensinyalkan tidak akan banyak merubah kebijakan moneternya. Akibatnya, EUR tidak dapat mengimbangi kenaikan USD dan berimbas pada naiknya USD serta melemahkan sejumlah mata uang lainnya," pungkas Reza.
Atas dasar itu, perlu untuk mewaspadai potensi pelemahan lanjutan, terutama jelang pertemuan FOMC di mana pergerakan rupiah dapat berfluktuasi lebih tinggi seiring maraknya aksi spekulasi USD.
"Tetap cermati dan antisipasi berbagai sentimen yang dapat berpengaruh pada berubahnya arah pergerakan rupiah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (15/3/2017).
Reza memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.386/USD dan resisten Rp13.330/USD.
Sementara, kian dekatnya pertemuan FOMC membuat pergerakan laju USD semakin menguat. Pelaku pasar kian hari semakin terlihat khawatir terkait keputusan The Fed nantinya meskipun mereka merasa yakin The Fed akan menaikan suku bunganya.
Pernyataan Yellen di beberapa pekan lalu yang ambigu membuat pelaku pasar bersikap skeptic, namun juga terlihat seolah-olah yakin akan kenaikan tersebut.
"Di sisi lain, pelaku pasar juga melihat pergerakan EUR yang cenderung flat setelah sejumlah petinggi ECB mensinyalkan tidak akan banyak merubah kebijakan moneternya. Akibatnya, EUR tidak dapat mengimbangi kenaikan USD dan berimbas pada naiknya USD serta melemahkan sejumlah mata uang lainnya," pungkas Reza.
(izz)