The Fed Akhirnya Kembali Naikkan Suku Bunga

Kamis, 16 Maret 2017 - 08:02 WIB
The Fed Akhirnya Kembali...
The Fed Akhirnya Kembali Naikkan Suku Bunga
A A A
NEW YORK - Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) akhirnya kembali menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya dalam tiga bulan. Langkah ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil, data pekerjaan yang kuat, dan keyakinan bahwa inflasi akan naik sesuai target bank sentrak.

Seperti dikutip dari Reuters, Kamis (16/3/2017), The Fed memutuskan untuk menaikkan suku bunga overnight sebesar 25 basis poin ke kisaran 0,75% menjadi 1,00% menandai langkah meyakinkan dalam upaya The Fed untuk kembali pada kebijakan moneter sebagai pijakan yang lebih normal.

"Kami telah melihat pertumbuhan ekonomi selama beberapa bulan terakhir dengan cara yang persis kita antisipasi. Kami memiliki beberapa keyakinan bahwa ekonomi berada pada jalur yang baik," kata Ketua The Fed Janet Yellen.

The Fed juga mengungkapkan adanya prospek suku bunga akan naik dua kali lagi tahun ini dan tiga kenaikan pada 2018. Sementara pasar saham memperpanjang keuntungan dan imbal hasil obligasi jatuh pada prospek ekonomi dan jalan terus naik ditandai dengan bank sentral. USD sendiri diperdagangkan lebih rendah terhadap beberapa mata uang.

Pembuat kebijakan The Fed mencatat bahwa inflasi sekarang mendekati target bank sentral sebesar 2% dan investasi bisnis telah menguat setelah berbulan-bulan mengalami pelemahan. Namun, mereka tidak rencana untuk mempercepat laju pengetatan moneter, dengan komite kebijakan-pengaturan mengulangi dan Yellen menekankan bahwa tingkat masa depan akan meningkat secara bertahap. Pada laju saat ini, suku bunga tidak akan kembali ke tingkat yang netral hingga akhir 2019.

Sebaliknya, pernyataan Fed mengatakan target inflasi "simetris," menunjukkan bahwa setelah satu dekade inflasi di bawah target itu bisa mentolerir kecepatan yang lebih cepat dari kenaikan harga.

"Ini mengurangi beberapa kekhawatiran kami bahwa mungkin Fed akan menaikkan suku cepat di masa depan. Mereka telah memilih untuk tidak memberi sinyal," kata Brad McMillan, kepala investasi di Commonwealth Keuangan.

Di sisi lain, kelompok buruh telah mendesak Fed untuk menaikkan suku selambat mungkin sehingga perekrutan dapat terus terjadi dan kenaikan upah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
The Fed Diproyeksi Bakal...
The Fed Diproyeksi Bakal Pertahankan Suku Bunga
BI dan The Fed Pangkas...
BI dan The Fed Pangkas Suku Bunga, Perbankan Kapan?
The Fed Bawa Angin Segar,...
The Fed Bawa Angin Segar, Suku Bunga BI Bisa Turun
Fed Tahan Suku Bunga,...
Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Kembali Turun di Bawah USD90.000
Inflasi Kembali Mengancam,...
Inflasi Kembali Mengancam, The Fed Urung Turunkan Suku Bunga?
BI dan The Fed Diprediksi...
BI dan The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga hingga Juni 2024
Berita Terkini
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
8 menit yang lalu
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
1 jam yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
2 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
3 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
3 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Prestasi Alwi...
Daftar Prestasi Alwi Farhan The Next Taufik Hidayat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved