Pasar Modal Didorong Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 18 Maret 2017 - 12:10 WIB
Pasar Modal Didorong...
Pasar Modal Didorong Jadi Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, pasar modal Indonesia diharapkan bisa menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi. Menurutnya hal ini sejalan dengan rencana pemerintah yang gencar membangun infrastruktur.

Seperti diketahui, kebutuhan dana dari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 membutuhkan dana luar biasa besar yakni hampir Rp5.000 triliun atau 30% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), 22% dari BUMN, 37% dari sektor keuangan perbankan, asuransi pasar modal, dan sisanya dari APBD.

"Ini diharapkan bisa terbuka lebar. Yang ada di pasar modal sekarang ini yakni peluang baik untuk menginvolve di pasar modal kita. Asosiasi kita juga berusaha bersama meningkatkan pasar modal. Karena kalau kinerja pasar modal naik, berarti harga saham naik. Sehingga investor menikmati keuntungan dan kami berharap itu diisi oleh investor lokal," kata Nurhaida di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

Sementara itu dia menerangkan emiten Indonesia yang 50% dimiliki asing sudah alami perubahan. Menurutnya jika asing biasanya 70%, dan lokal 30%, namun sekarang sudah imbang imbas manfaat dari harga saham yang naik dan ingin dimanfaatkan investor domestik.

"Kita perlu bersama mendorong investor domestik makin banyak. Sekarang ini paling banyak di Jawa karena aksesnya mudah di Jawa. Kami di OJK, melihat masyarakat kita di luar pulau Jawa di daerah remote punya akses mudah ke pasar modal," imbuhnya.

OJK sendiri memiliki beberapa kebijakan yakni peraturan untuk meminta broker aktif memiliki tenaga pemasaran di daerah sebagai wakil perantara pedagang perantara efek, bukan hanya di Jawa tapi juga daerah.

"Karena dari pusat ke daerah banyak yang keberatan. Kalau ini dijalankan, maka tenaga masyarakat lokal bisa mendapatkan izin sebagai tenaga pemasaran, dan akan diakomodir dengan peraturan, maka upaya untuk bisa menghasilkan pertumbuhan investor signifikan supaya bertumbuh, bisa signifikan," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Peringatan 45 Tahun...
Di Peringatan 45 Tahun Diaktifkan Kembali Pasar Modal Indonesia, OJK Dorong Jaga Stabilitas Pasar Modal
Bos OJK: Kondisi Pasar...
Bos OJK: Kondisi Pasar Modal Masih Belum Pulih
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp179,66 Triliun
OJK Catat Total Dana...
OJK Catat Total Dana Emisi Pasar Modal Capai Rp61 Triliun
Ini Jurus OJK untuk...
Ini Jurus OJK untuk Gairahkan Pasar Modal Indonesia
OJK: Investor Domestik...
OJK: Investor Domestik Topang Penguatan Pasar Saham di Juli
Berita Terkini
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Konsumsi Minyak Terbesar Dunia, di Mana Posisi Indonesia?
7 jam yang lalu
Perusahaan Hadapi Tantangan...
Perusahaan Hadapi Tantangan Kepatuhan Baru di Era AI dan Transformasi Digital
7 jam yang lalu
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
8 jam yang lalu
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
8 jam yang lalu
KEK Industropolis Batang...
KEK Industropolis Batang Dorong Kemitraan Strategis IndonesiaJepang Percepat Investasi High-Tech
9 jam yang lalu
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
9 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved