Lantik 109 Pejabat Eselon III, Sri Mulyani Berikan Pesan Khusus
Senin, 27 Maret 2017 - 20:30 WIB
Lantik 109 Pejabat Eselon III, Sri Mulyani Berikan Pesan Khusus
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menekankan pentingnya sebuah integritas bagi pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu), saat melantik 109 orang pejabat eselon III di lingkungan Kemenkeu hari ini. Menurutnya pejabat dalam level tersebut mempunyai peran penting untuk membawa kemajuan.
“Ini pelantikan pejabat eselon III pertama kali, dimana menkeu hadir dan saksikan. Saya sengaja lakukan ini dan saya ingin sampaikan hal penting. Posisi eselon III di Kemenkeu adalah posisi manajer menengah,” ujar Sri Mulyani di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (27/3/2017).
Dia menambahkan di semua organisasi yang pernah dia pimpin, posisi manajer menengah itu kunci dari jatuh bangun, baik, buruk, efektif atau tidaknya institusi. Jadi, posisi ini memang sangat ditentukan oleh para manajer di tingkat menengah ini. “Ini juga karena mereka sebagai penghubung utama, kunci seluruh staf dan petugas di atasnya,” imbuhnya.
Selain itu, ditekankan olehnya bahwa peran eselon III sangat penting untuk suksesnya Kemenkeu ke depannya guna menjadikan kementerian yang memiliki integritas tinggi sebagai bendahara negara.
“Anda dilantik dan saya beri tekanan bahwa peran Anda begitu penting bagi suksesnya Kemenkeu dalam jalankan tugasnya, dalam menjaga dan memelihara, mengelola keuangan yang baik. Saya dengar seluruh posisi yang diisi itu posisi yang sangat penting,” lanjutnya.
Selain itu, secara spesifik mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu juga berpesan kepada Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai agar menjadi sebuah lembaga pemerintah yang bisa berkinerja baik dan lebih baik lagi untuk ke depannya. Karena dua lembaga ini merupakan lembaga penerimaan negara yang paling utama.
“Kami selaku pimpinan akan sungguh-sungguh memonitor dan melihat seluruh kinerja Anda. Maka Anda mendapat dukungan penuh dari pimpinan untuk menjalankan tugas secara baik dan tidak seharusnya merasa bimbang dan ragu atau posisi dimana Anda merasa tidak dapat dukungan dari pimpinan. Kami jelaskan bahwa dalam jalankan tugas penting, Anda menjalankan untuk dan atas nama negara, bukan pribadi ataupun atasan,” tandasnya.
“Ini pelantikan pejabat eselon III pertama kali, dimana menkeu hadir dan saksikan. Saya sengaja lakukan ini dan saya ingin sampaikan hal penting. Posisi eselon III di Kemenkeu adalah posisi manajer menengah,” ujar Sri Mulyani di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (27/3/2017).
Dia menambahkan di semua organisasi yang pernah dia pimpin, posisi manajer menengah itu kunci dari jatuh bangun, baik, buruk, efektif atau tidaknya institusi. Jadi, posisi ini memang sangat ditentukan oleh para manajer di tingkat menengah ini. “Ini juga karena mereka sebagai penghubung utama, kunci seluruh staf dan petugas di atasnya,” imbuhnya.
Selain itu, ditekankan olehnya bahwa peran eselon III sangat penting untuk suksesnya Kemenkeu ke depannya guna menjadikan kementerian yang memiliki integritas tinggi sebagai bendahara negara.
“Anda dilantik dan saya beri tekanan bahwa peran Anda begitu penting bagi suksesnya Kemenkeu dalam jalankan tugasnya, dalam menjaga dan memelihara, mengelola keuangan yang baik. Saya dengar seluruh posisi yang diisi itu posisi yang sangat penting,” lanjutnya.
Selain itu, secara spesifik mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu juga berpesan kepada Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai agar menjadi sebuah lembaga pemerintah yang bisa berkinerja baik dan lebih baik lagi untuk ke depannya. Karena dua lembaga ini merupakan lembaga penerimaan negara yang paling utama.
“Kami selaku pimpinan akan sungguh-sungguh memonitor dan melihat seluruh kinerja Anda. Maka Anda mendapat dukungan penuh dari pimpinan untuk menjalankan tugas secara baik dan tidak seharusnya merasa bimbang dan ragu atau posisi dimana Anda merasa tidak dapat dukungan dari pimpinan. Kami jelaskan bahwa dalam jalankan tugas penting, Anda menjalankan untuk dan atas nama negara, bukan pribadi ataupun atasan,” tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :