Sigit Pramono Penyelamat Perbankan

Rabu, 29 Maret 2017 - 18:04 WIB
Sigit Pramono Penyelamat...
Sigit Pramono Penyelamat Perbankan
A A A
NAMA Sigit Pramono muncul dalam bursa calon Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dia bersanding dengan Wimboh Santoso memperebutkan kursi nomor satu di lembaga otoritas keuangan tersebut.

Sigit masuk dalam daftar 14 nama yang disetorkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test.

Pria kelahiran Batang, Jawa Tengah, 14 November 1958 ini adalah seorang bankir kenamaan di Indonesia. Sepak terjangnya telah melanglang buana di dunia perbankan.

Sigit merupakan alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang, pada 1983. Kemudian, meraih Master of Business Administration Internasional dari Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya, Jakarta, pada 1995.

Pendidikan lain yang pernah diikuti adalah International Treasury Management Program di Singapura (1985), Syndicated Loan di Singapura (1997), Leasing di Leasing School in Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat (1990).

Sigit membangun karier dari nol di Bank Exim pada 1984. Posisi pertamanya sebagai officer di Cabang Semarang (1984-1985), kemudian Assistant Manager di Domestic Banking Division (1985-1987), Assistant Manager di Treasury & International Banking Division (1987-1988), serta menduduki jabatan-jabatan penting lainnya, yaitu sebagai Head of Loan Syndication Department (1997-1998) dan Head of Loan Remedial Division (1998-Maret 1999).

Jabatan lain yang pernah dipegang Sigit adalah Vice President Director Bank Merincorp (1993-1997), Vice President Director PT Merchant Investment Corporation (1992-1993), Komisaris PT Bank Merincorp Securities (1992-1993), dan Direktur PT Exim Leasing.

Ketika krisis keuangan melanda Indonesia pada 1997, Sigit ditugaskan untuk menangani sindikasi dan divisi penyelamatan kredit Bank Exim. Tugasnya semakin berat ketika Bank Ekspor Impor Indonesia itu terpaksa melakukan merger dengan empat bank pemerintah lainnya, yaitu PT Bank Bumi Daya (BBD), PT Bank Dagang Negara (BDN), dan PT Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), dan menjadi bank baru dengan nama PT Bank Mandiri.

Sigit harus menangani 70%-80% portofolio kredit yang perlu direstrukturisasi, yang merupakan gabungan kredit dari empat bank yang baru merger tersebut. Dia juga harus menangani sekitar 615 debitur korporasi besar yang direstrukturisasi kreditnya, serta puluhan ribu kredit menengah dan kecil.

Berkat kerja keras dan kemampuannya dalam bernegosiasi dengan para debitur, dia sukses menangani restrukturisasi di bank Mandiri, dan menjadi nilai plus bagi reputasinya di dunia perbankan. Tidak heran, jika kala itu dia kemudian dipercaya menangani beberapa bank bermasalah lain, seperti Bank Internasioanl Indonesia (BII) pada 2002-2003, dan menduduki posisi penting sebagai Dirut BNI, pada 2003-2008.

Pada 2006, Sigit dipercaya para bankir menjadi Ketua Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) hingga sekarang. Dia sudah menjabat selama dua periode di organisasi bergengsi perbankan nasional tersebut. Pada 2008, dia diangkat sebagai Komisaris Independen Bank BCA.

Data Pribadi

Nama : Sigit Pramono
Lahir : 11 November 1958
Tempat : Kabupaten Batang

Pendidikan:
- Sarjana Manajemen Perusahaan dari Universitas Diponegoro, Semarang, pada 1983
- International Treasury Management Program di Singapura, pada 1985
- Master of Business Administration bisnis Internasional dari Sekolah Tinggi Manajemen Prasetiya Mulya, Jakarta, pada 1995
- Syndicated Loan di Singapura, pada 1997
- Leasing di Leasing School in Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, pada 1990

Jenjang Karier:

Bank Exim:
- Officer di Cabang Semarang (1984 - 1985)
- Assistant Manager pada Domestic Banking Division (1985 - 1987)
- Assistant Manager pada Treasury & International Banking Division (1987 - 1988)
- Head of Loan Syndication Department (1997-1998)
- Head of Loan Remedial Division (1998-Maret 1999)

Perusahaan lain:
- Komisaris PT Bank Merincorp Securities (1992-1993)
- Vice President Director Bank Merincorp (1993-1997)
- Vice President Director PT Merchant Investment Corporation (1992-1993)
- Presiden Direktur PT. BII (2002-2003)
- Dirut PT BNI (2003-2008)
- Komisaris Independen Bank BCA (pada 2008 - sekarang)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OJK Beri Dua Stimulus...
OJK Beri Dua Stimulus Lanjutan Bagi Sektor Industri Keuangan Non Bank
Bikin Cemas Banyak Orang,...
Bikin Cemas Banyak Orang, Ini Detail Aturan Main POJK Stimulus Covid-19
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
36 menit yang lalu
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
57 menit yang lalu
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
1 jam yang lalu
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
1 jam yang lalu
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
2 jam yang lalu
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
2 jam yang lalu
Infografis
Industri Perbankan China...
Industri Perbankan China Memburuk, 40 Bank bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved