JICT Diminta Hentikan Sementara Dana Program Tabungan Investasi

Kamis, 30 Maret 2017 - 08:22 WIB
JICT Diminta Hentikan...
JICT Diminta Hentikan Sementara Dana Program Tabungan Investasi
A A A
JAKARTA - Menejemen PT JICT diminta menghentikan sementara Dana Program Tabungan Investasi (PTI) Koperasi Karyawan Jakarta International Container Terminal tahun 2016-2017. Sebab,dana yang sebelumnya, yakni 2009-2015 sebesar 117,99 miliar belum diaudit.

PTI merupakan dana kompensasi yang diberikan kepada koperasi karyawan oleh Pelindo II dan Hutchinson selaku pengelola JICT dalam rentang waktu 1999-2019, dengan rata-rata per tahun sebesar hampir USD 2 juta.

"Harus ada audit independen dari luar, ratusan miliar itu bukan dana kecil. Bagaimana mungkin dana besar tidak melibatkan audit independen di Kopkar JICT?" ungkap Siswanto Rusdi, Direktur The National Maritime Institute (Namarin) saat dihubungi di Jakarta, Kamis (30/3)

Tambah Rusdi, jika pihak Kopkar menolak audit dengan alasan pihak manajemen JICT tidak ada dalam perjanjian, ini jelas ngaco. Silakan buka perjanjian antara Manajemen dan Serikat Pekerja dalam pembentukan Kopkar, publikasikan agar semua jelas sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance terutama prinsip transparansi dan akuntabilitas.

"Sangat cocok pihak menajemen PT JICT menghentikan transfer dana, jika masih mengirimkan dana PT JICT bisa bermasalah, karena dana JICT juga dana Pelindo II yang merupakan perusahaan BUMN. Disitu ada dana negara dan publik berhak tahu," katanya.

Perlu diketahui bersama koperasi idealnya, lebih menitikberatkan pada keadilan dan tata kelola yang terbebas dari kepentingan. Bahkan tata kelola berdasar mandat & amanat, bukan nafsu sesaat.

Rusdi menambahkan, Penyimpangan yang terjadi tak lepas dari kesalahan pemahaman masyarakat atau kekurangtahuan terhadap roh koperasi yang digagas bung Hatta puluhan tahun silam.

"BPK semoga juga mengeluarkan hasil audit, karena Pelindo II sudah bersurat sejak akhir 2015 untuk audit dana PTI Kopkar JICT, " tutup Rusdi
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
5 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
5 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
5 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
5 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
6 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
6 jam yang lalu
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved