Ditentang Uni Eropa, Sawit Justru Penyelamat Deforestasi

Jum'at, 31 Maret 2017 - 12:21 WIB
Ditentang Uni Eropa,...
Ditentang Uni Eropa, Sawit Justru Penyelamat Deforestasi
A A A
JAKARTA - Guru Besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Supiandi Sabiham tidak sepakat dengan pernyataan parlemen Uni Eropa yang menyebutkan bahwa sawit merupakan penyebab terjadinya deforestasi.

Supiandi menilai, perkebunan kelapa sawit justru sebagai penyelamat deforestasi tersebut. Dia menegaskan, tidak benar deforestasi dan kerusakan lahan disebabkan oleh berkembangnya perkebunan kelapa sawit. Karena sejatinya, kerusakan lahan dan hutan sudah jauh terjadi sebelum sawit berkembang di Tanah Air.

"Saya melihat, fakta yang ada bahwa sawit penyelamat deforestasi. Tidaklah benar secara fakta deforestasi dikarenakan sawit. Dan tidak benar kerusakan lahan karena ternyata memang kerusakan hutan sudah lama sejak zaman kolonial Belanda," katanya dalam acara Roundtable Discussion yang digelar Koran SINDO dan SINDOnews.com bertajuk 'Benarkah Sawit Penyebab Deforestasi?' di Jakarta, Jumat (31/3/2017).

Menurutnya, perkebunan kelapa sawit yang menggunakan hutan primer hanya sekitar 1%, sementara sisanya adalah hutan sekunder. Jika hutan-hutan sekunder tidak ditanami kelapa sawit, katanya, maka kerusakan akan jauh lebih besar lagi. "Sawit hanya me-replace hutan primer kurang dari 1%, termasuk semak," imbuh dia.

Supiandi juga membantah jika disebutkan bahwa perkebunan kelapa sawit terlalu banyak menggunakan air alias rakus air. Karena, perkebunan kelapa sawit per harinya hanya menggunakan 4,5 milimeter (mm) air.

"Kami meneliti berapa jumlah air yang hilang di musim kemarau. Ternyata hanya 4,5 mm per hari hilang melalui transparasi. Kalau 4,5 mm per hari itu tidak termasuk rakus air," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan 2022: Produksi...
Ramalan 2022: Produksi Minyak Sawit Indonesia dan Malaysia Bakal Meningkat
Indonesia Jadi Faktor...
Indonesia Jadi Faktor Penentu Pembentukan Harga CPO Dunia
Dongkrak Harga TBS,...
Dongkrak Harga TBS, DMO dan DPO Sawit Perlu Segera Dicabut
Gapki Catat Produksi...
Gapki Catat Produksi CPO Naik 9,2% Jadi 4,5 Juta Ton di Oktober 2023
GAPKI Dorong Industri...
GAPKI Dorong Industri Sawit Jadi Andalan Hadapi Potensi Krisis 2023
Ambles 17,49% Sepekan,...
Ambles 17,49% Sepekan, Harga CPO Naik Tipis Hari Ini
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
12 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
NATO Eropa Takut Trump...
NATO Eropa Takut Trump akan Hentikan Dukungan Senjata AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved