Perbankan Panen Dana Murah Imbas Pembayaran Lahan Warga Terdampak Bandara NYIA

Kamis, 06 April 2017 - 01:38 WIB
Perbankan Panen Dana...
Perbankan Panen Dana Murah Imbas Pembayaran Lahan Warga Terdampak Bandara NYIA
A A A
YOGYAKARTA - Pembayaran ganti untung lahan terdampak bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) membawa angin segar bagi kalangan perbankan. Di Kulon Progo, kini dana pihak ketiga (DPK) mengalami peningkatan signifikan, bahkan cenderung berlebih.

Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Yogyakarta, Ascar Setiyono mengakui jika dana ganti untung pembebasan lahan terdampak bandara NYIA yang mengalir ke perbankan, baik bank umum ataupun BPR.

Meski belum mendapatkan data secara detil angka peningkatan tersebut, tetapi ia mengatakan ada peningkatan cukup signifikan. "Sekarang cenderung berlebih," tuturnya, Rabu (5/4/2017).

Di Kulonprogo, ada BPR yang memiliki kantor pusat di Kabupaten ini. Masing-masing Perusahaan Daerah (PD) Bank Pasar Kulonprogo, BPR Nusamba Temon dan BPR Sinta Putra Pengasih. Namun yang mendapat pasokan dana pihak ketiga cukup besar adalah PD Bank Pasar Kulonprogo dan BPR Nusamba Temon.

Ascar mengungkapkan, DPK berasal dari ganti untung lahan terdampak bandara ini termasuk berbiaya murah, karena masyarakat bersedia menyimpan uangnya di BPR dengan bunga di bawah 6%. Tentu hal ini menjadi sebuah peluang bagi kalangan BPR meski ada beban tertentu.

Menurut Ascar, dengan dana murah tersebut, BPR seharusnya bisa mengalokasikan dana tersebut dengan beban bunga yang murah pula. Sehingga kredit yang mereka alokasikan bersumber dana murah tersebut semakin diminati oleh nasabah ataupun calon nasabah.

Hanya saja, ada beban tersendiri bagi kalangan BPR itu sendiri. Sebab, BPR harus sesegera mungkin bisa mengalokasikan dana murah tersebut dalam bentuk kredit. Meski dana murah, tetapi BPR tetap memiliki beban untuk membayar biaya bunga kepada nasabah yang tentunya jika dikalkulasi tidak sedikit.

"Pekerjaan rumahnya tentu BPR harus bisa segera menyalurkannya. Kalau tidak justru jadi bumerang,"tuturnya.

Ada beberapa program yang sebenarnya bisa diterapkan kalangan BPR untuk dana murah hasil dari simpanan ganti untung lahan terdampak Bandara NYIA. Selain kredit berbunga murah, BPR juga bisa memberikan program Back To Back atau bisa memberikan pembiayaan konsumtif dengan jaminan dari dana yang disimpan tersebut.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Yogyakarta, Fauzi Nugroho mengatakan, adanya dana ganti untung lahan terdampak Bandara NYIA memang membawa pengaruh positif bagi dunia perbankan. Dan yang paling terasa adalah sektor konsumtif terutama pembelian kendaraan bermotor mengalami peningkatan.

"Tetapi peningkatannya berapa kami belum tahu angka pastinya. Karena memang tidak ada kewajiban lembaga keuangan melaporkannya," ungkapnya.

Memang, selama ini ada kekhawatiran sebagian pihak jika dana tersebut digunakan hal yang bersifat konsumtif. Tetapi pihaknya memaklumi hal tersebut, mengingat pasokan dana yang cukup besar. Pihaknya tidak bisa mencegah masyarakat bersikap konsumtif karena tidak memiliki kewenangan. Pihakya hanya bisa mengimbau kepada masyarakat agar tidak berperilaku konsumtif.

Di samping itu, agar tidak tergiur investasi bodong, pihaknya juga telah melakukan imbauan melalui Satgas Waspada Investasi. Melalui hajatan Ketoprak tanggal 8 Oktober 2016 silam, pihaknya sudah banyak melakukan imbauan. Hanya saja, penerapannya memang tergantung pada masyarakat masing-masing.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Talkshow, BPR...
Gelar Talkshow, BPR Hasamitra Ajak Tangkap Peluang Pascapandemi
Banyak Sinyal Positif,...
Banyak Sinyal Positif, Ekonomi RI Siap Lepas Landas ke Kenormalan Baru
Tahun 2022, BPR Hasamitra...
Tahun 2022, BPR Hasamitra Target Kinerja Tumbuh Double Digit
BPD dan BPR Juga Ketiban...
BPD dan BPR Juga Ketiban Dana Pemerintah untuk Gerakkan Ekonomi
Usung Konsep Community...
Usung Konsep Community Hub, Universal BPR Resmikan Kantor di Tangerang
Kembangkan Bisnis, Dua...
Kembangkan Bisnis, Dua Pendiri KoinWorks Akuisisi BPR
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
46 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
12 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved