R&I Perbaiki Outlook Rating Indonesia

Jum'at, 07 April 2017 - 00:22 WIB
R&I Perbaiki Outlook...
R&I Perbaiki Outlook Rating Indonesia
A A A
JAKARTA - Lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc.(R&I) memperbaiki Outlook Sovereign Credit Rating Republik Indonesia dari Stabil menjadi Positif, sekaligus mengafirmasi rating pada BBB- (Investment Grade) pada 5 April 2017.

R&I menyatakan terdapat dua faktor yang mendukung perbaikan outlook Sovereign Credit Rating Indonesia.

Pertama, pengelolaan kebijakan moneter dan fiskal yang berfokus kepada stabilitas makroekonomi telah berdampak pada perbaikan posisi eksternal, yaitu menurunnya defisit transaksi berjalan, meningkatnya cadangan devisa, dan relatif terjaganya pertumbuhan utang luar negeri swasta, serta terpeliharanya postur fiskal yang ditunjukkan oleh defisit fiskal yang terkendali dan utang Pemerintah yang rendah.

"Kedua, komitmen Pemerintah yang kuat dalam mengimplementasikan reformasi struktural sebagaimana tercermin dari perkembangan deregulasi kebijakan yang dilakukan dalam rangka perbaikan iklim investasi," ujar Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo dalam keterangan tertulis, Kamis (6/4/2017).

Dunia internasional kembali mengakui ketahanan perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian dan keuangan global.

Menurut Agus, pencapaian positif ini merupakan hasil dari sinergi kebijakan yang harmonis antara Bank Indonesia dan Pemerintah yang telah mampu menjaga stabilitas makroekonomi dengan tetap mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

"Bank Indonesia akan terus melakukan penguatan koordinasi bersama Pemerintah untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong percepatan reformasi struktural guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan," ungkapnya.

R&I sebelumnya mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB-/stable outlook pada tanggal 4 April 2016.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Sektor Investasi di...
Sektor Investasi di Indonesia Diyakini Berada Pada Jalur yang Tepat
Ada Kesenjangan Kebutuhan...
Ada Kesenjangan Kebutuhan Investasi, Peran FDI Sangat Krusial
4 Langkah Tarik Investasi...
4 Langkah Tarik Investasi Asing ke Nusantara
Capai Target Pertumbuhan...
Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8%, Indonesia Butuh Investasi Rp13.000 Triliun
FDI, Harapan di Tengah...
FDI, Harapan di Tengah Tantangan Pelemahan Ekonomi Dunia
Berita Terkini
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 menit yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
3 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved