Rupiah Menguat Tipis, IHSG Siang Ini Makin Memerah
Jum'at, 07 April 2017 - 11:59 WIB
Rupiah Menguat Tipis, IHSG Siang Ini Makin Memerah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I hari ini menguat tipis setelah sesi pagi sempat melemah. Kondisi ini terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin melemah siang ini.
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada di level Rp13.328/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.355/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I juga menunjukkan tren positif di level Rp13.328/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.331/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.323-Rp13.345/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.331/USD atau masih melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.328/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.325-Rp13.366/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.341/USD. Posisi ini memburuk dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.327/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I menyusut ke level 5.645,30 setelah kehilangan hingga 34,94 poin atau setara dengan 0,62%. Sementara pada pagi tadi bursa Tanah Air dibuka turun 6,72 poin atau 0,12% ke level 5.673,52 dan kemarin ditutup meroket ke level 5.680,24 dengan tambahan 3,26 poin atau 0,06%.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini hampir semuanya berada di jalur merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor aneka industri yang melemah sebesar 1,55% diikuti infrastruktur yang anjlok 1,04%. Kenaikan tertinggi terjadi hanya pada sektor pertambangan yang naik 0,52%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,58 miliar dengan 4,73 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing Rp860,80 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp921,1 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,78 triliun. Tercatat 109 saham naik, 178 turun dan 105 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada di level Rp13.328/USD atau membaik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.355/USD.
Menurut Yahoo Finance, rupiah sesi I juga menunjukkan tren positif di level Rp13.328/USD atau lebih baik dari penutupan sebelumnya yang berada di posisi Rp13.331/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran harian Rp13.323-Rp13.345/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.331/USD atau masih melemah dari penutupan kemarin di level Rp13.328/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.325-Rp13.366/USD.
Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.341/USD. Posisi ini memburuk dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.327/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I menyusut ke level 5.645,30 setelah kehilangan hingga 34,94 poin atau setara dengan 0,62%. Sementara pada pagi tadi bursa Tanah Air dibuka turun 6,72 poin atau 0,12% ke level 5.673,52 dan kemarin ditutup meroket ke level 5.680,24 dengan tambahan 3,26 poin atau 0,06%.
Sektor dalam negeri hingga perdagangan siang ini hampir semuanya berada di jalur merah. Pelemahan terdalam terjadi pada sektor aneka industri yang melemah sebesar 1,55% diikuti infrastruktur yang anjlok 1,04%. Kenaikan tertinggi terjadi hanya pada sektor pertambangan yang naik 0,52%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,58 miliar dengan 4,73 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi hari ini dan transaksi bersih asing Rp860,80 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp921,1 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,78 triliun. Tercatat 109 saham naik, 178 turun dan 105 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI), PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC), dan PT Metro Realty Tbk (MTSM). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Astra International Tbk (ASII) serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).
(izz)
Lihat Juga :