Proyek MRT Didorong Tak Meleset dari Target

Senin, 10 April 2017 - 09:08 WIB
Proyek MRT Didorong...
Proyek MRT Didorong Tak Meleset dari Target
A A A
JAKARTA - Proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta didorong oleh Komisi V DPR RI agar rampung sesuai dengan target yakni di 2019, mendatang. Diharapkan pembangunan proyek yang mengunakan uang negara itu tidak terbengkalai dan dapat segera digunakan oleh masyarakat.

Wakil Ketua Komisi V Michael Wattimena mengungkapkan, Komisi V DPR akan terus mendorong pembangunan proyek tersebut. "Jangan sampai terbengkalai, tujunnya dapat mengurangi kemacetan di Ibukota Jakarta," katanya seperti dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/4/2017).

Dia menambahkan proyek yang dibiayai uang negara dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan APBD DKI harus segera rampung pada tahun 2019 dengan baik. Dikatakan pula bahwa Komisi V mempunyai kewajiban memantau dan mendorong proyek tersebut.

"Sekali lagi Komisi V melihat tujuan awal dibuatnya MRT ini untuk mengintegrasikan modal transportasi massal yang ada saat ini. Pastinya untuk memudahkan masyarakat melakukan aktivitas mobilitasnya yang bersinambungan di antaranya transjakarta, LRT, Kereta," jelasnya.

Lebih lanjut ditekankan olehnya dan mengingat anggaran yang diberikan pemerintah relatif besar, maka perlu adanya pengawalan terhadap proyek tersebut. "Anggaran yang cukup besar dan program yang sangat istimewa, dengan total anggaran MRT sendiri Rp15 triliun," papar dia.

Michael meyebutkan, pembangunan proyek yang mulai dari 2013 itu sudah mencapai 70% pengerjaannya. Untuk itu dia berharap dengan semangat dan penuh kehati-hatian dapat diselesaikan dengan baik pada tahun 2019.

"Kita harapkan tajun 2019 tidak hanya finshing melainkan direalisasikan dan operasikan. Dengan begitu masyarakat sudah berupaya mengurangi kendaraan pribadi untuk berpergian di Jakarta, tapi menggunakan MRT," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan antara...
Mengenal Perbedaan antara MRT, LRT dan KRL Commuter Line
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
MRT Jakarta Siap Sulap...
MRT Jakarta Siap Sulap Terminal Blok M Jadi Kawasan TOD Modern
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
27 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved